MARITIMPOST.Com, Balikpapan – Puluhan murid Taman Kanak-Kanak (TK) Negeri 1 Anggara Samarinda mengikuti kunjungan edukatif ke Markas Komando Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Kalimantan Timur, Senin (12/1/2026). Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana ceria dan penuh antusiasme.
Kunjungan ini merupakan bagian dari program Polisi Sahabat Anak yang bertujuan memperkenalkan profesi kepolisian kepada anak-anak sejak usia dini melalui pendekatan yang menyenangkan dan humanis.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Ipda Andy Firsamsyah, dan dipusatkan di Aula Mako Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Kaltim.
Dalam kegiatan tersebut, para murid mendapat penjelasan sederhana mengenai tugas dan peran Korps Brigade Mobil (Brimob) sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Anak-anak juga diajak berinteraksi langsung untuk mengenal peralatan pendukung tugas Brimob, serta diberikan motivasi tentang pentingnya kedisiplinan, keberanian, dan cinta tanah air.
Ipda Andy Firsamsyah, menuturkan bahwa edukasi tersebut dikemas secara komunikatif dan ramah anak guna menghilangkan rasa takut terhadap sosok polisi.
Dengan pendekatan ini, diharapkan anak-anak dapat tumbuh dengan persepsi positif terhadap institusi kepolisian serta merasa dekat dan bangga dengan kehadiran Brimob sebagai penjaga keamanan di lingkungan mereka.
Sementara itu, Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol Andy Rifai, menyampaikan bahwa keterbukaan Mako Brimob terhadap kunjungan sekolah merupakan implementasi nyata dari filosofi Bakti Brimob untuk Masyarakat.
Menurutnya, pembentukan karakter generasi emas bangsa harus dimulai dengan penanaman nilai-nilai positif sejak usia dini.
“Kami sangat menyambut baik kehadiran adik-adik dari TK Negeri 1 Anggara. Ini merupakan upaya dalam membangun kepercayaan masyarakat (trust building) terhadap Polri, dimulai dari anak-anak. Kami ingin Brimob dipahami bukan sebagai sosok yang menakutkan, tetapi sebagai sahabat yang senantiasa hadir menjaga kedamaian,” ujar Andy Rifai.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya sinergi berkelanjutan antara kepolisian dan lembaga pendidikan dalam menanamkan nilai patriotisme dan kesadaran hukum.
Pendidikan karakter di luar ruang kelas dinilai efektif dalam memberikan pengalaman serta wawasan baru bagi anak-anak.
“Mari kita bersama-sama membimbing putra-putri kita agar tumbuh menjadi generasi yang taat hukum, berkarakter kuat, dan cinta Tanah Air. Dengan kolaborasi yang baik, kita siapkan pemimpin masa depan Indonesia dari Bumi Etam. Jiwa Ragaku Demi Kemanusiaan,” pungkasnya.
