MARITIMPOST.Com, Balikpapan – PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Balikpapan terus memperkuat komitmen terhadap tata kelola perusahaan yang transparan dan akuntabel. Sebagai wujud nyata, manajemen perusahaan melakukan kunjungan resmi ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Timur di Samarinda, Kamis (16/10/2025).
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan membahas Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait pelaksanaan tugas dan fungsi antara kedua institusi. Dalam pertemuan yang berlangsung hangat itu, General Manager PT KPI Unit Balikpapan, Novie Handoyo Anto, memaparkan proses bisnis serta struktur organisasi PT KPI sebagai bagian dari Subholding Refining & Petrochemical (R&P) PT Pertamina (Persero).
Anto menegaskan pentingnya sinergi antara dunia usaha milik negara dan lembaga penegak hukum untuk menjaga prinsip transparansi dan kepatuhan dalam setiap kegiatan operasional.
“Kami menyadari bahwa kolaborasi dengan Kejaksaan Tinggi memiliki nilai strategis, khususnya dalam memberikan pendampingan hukum serta memastikan seluruh kegiatan operasional kami berjalan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. PT KPI RU V Balikpapan berkomitmen untuk terus menjaga integritas dan kepatuhan hukum dalam setiap lini bisnisnya, sejalan dengan semangat Pertamina untuk memberikan energi yang berkelanjutan bagi negeri,” ujar Anto.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan PT KPI Unit Balikpapan dipimpin langsung oleh Novie Handoyo Anto, didampingi Area Manager Communication, Relations & CSR, Dodi Yapsenang, serta Area Manager Legal Counsel, Anton Humala Doloksaribu. Kedatangan mereka disambut oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur, Supardi, bersama Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara, Arief Indra Kusuma Adhi.
Selain membahas peluang kerja sama dalam bidang hukum dan tata usaha negara, pertemuan itu juga menjadi ajang memperkuat komunikasi dan koordinasi antara kedua institusi. Salah satu agenda penting yang turut dibahas adalah rencana penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara PT KPI Unit Balikpapan dan Kejati Kaltim, yang akan menjadi landasan resmi bagi pelaksanaan pendampingan hukum serta penguatan aspek legal dalam kegiatan operasional perusahaan.
Anto menambahkan, kolaborasi ini diharapkan tidak hanya memperkuat aspek hukum, tetapi juga mendukung keberlanjutan bisnis perusahaan.
“Kami mengapresiasi terbentuknya sinergi ini sebagai wujud nyata kolaborasi antara dunia usaha dan institusi penegak hukum. Diharapkan kerja sama ini dapat memberikan nilai tambah dalam menjaga keberlanjutan operasional dan perlindungan hukum bagi kegiatan bisnis kami di Kalimantan Timur,” tambah Anto.
Pertemuan diakhiri dengan penyerahan plakat kenang-kenangan sebagai simbol penghargaan dan komitmen kerja sama antara kedua pihak. Momen tersebut menandai awal hubungan sinergis yang diharapkan terus berkembang dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing lembaga berdasarkan prinsip profesionalisme dan integritas.
Melalui kunjungan ini, PT Kilang Pertamina Internasional Unit Balikpapan menegaskan komitmennya untuk terus menjalin hubungan harmonis dengan para pemangku kepentingan, khususnya lembaga pemerintah, guna memperkuat keberlanjutan energi nasional dan mendorong pembangunan daerah di Kalimantan Timur.
