MARITIMPOST.Com, Balikpapan — Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Kalimantan Timur kembali menggelar program Warung Ojol Kamtibmas dengan menyapa dan berdialog langsung bersama para pengemudi ojek online di Kota Balikpapan, Selasa (26/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.00 WITA itu dilaksanakan di sejumlah warung kopi yang menjadi titik berkumpul para driver ojek online. Program tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi antara kepolisian dan masyarakat sekaligus menyerap aspirasi terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Dalam pelaksanaannya, personel Ditbinmas Polda Kaltim dibagi ke dalam beberapa kelompok. Kelompok pertama dipimpin Aiptu M. Rosandra bersama Bripka Irwan Yunanto, S.H., di Warkop Acil, Jalan MT Haryono, Balikpapan Selatan.
Kelompok kedua dipimpin Ipda Zuhardi Edy Basir bersama Bripda Josua R. Sitinjak, S.P., di Warkop Mbok Hana, Jalan Letkol Pol H.M. Asnawi Arbain, Balikpapan Selatan.
Sementara kelompok ketiga dipimpin Aiptu Agung Siswoko, S.H., bersama Bripda Rekdian di Warkop Literasi, Jalan Gajah Mada, Balikpapan Kota.
Dalam suasana santai dan penuh keakraban, para driver ojol menyampaikan sejumlah keluhan terkait kondisi keamanan di Balikpapan. Salah satu yang menjadi perhatian ialah maraknya kasus pencurian kendaraan bermotor di kawasan Projakal Km 5,5 yang dinilai meresahkan masyarakat.
Selain itu, para pengemudi ojek online juga berharap kepolisian segera mengungkap dan menindak pelaku aksi begal yang sempat terjadi di sejumlah titik di Kota Balikpapan.
Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro melalui Kabid Humas Kombes Pol Yuliyanto mengatakan program Warung Ojol Kamtibmas merupakan bentuk pendekatan humanis Polri kepada masyarakat dalam menjaga situasi keamanan tetap kondusif.
“Melalui kegiatan ini, Polri hadir untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat, khususnya rekan-rekan driver ojek online yang setiap hari berada di lapangan. Masukan yang disampaikan akan menjadi perhatian dan bahan evaluasi guna meningkatkan pelayanan kepolisian kepada masyarakat,” ujarnya.
Yuliyanto menegaskan Polda Kaltim bersama jajaran akan terus meningkatkan patroli serta langkah preventif dan represif untuk menekan angka kriminalitas, termasuk kasus pencurian kendaraan bermotor dan aksi begal di wilayah Balikpapan.
Kegiatan Warung Ojol Kamtibmas berlangsung aman dan penuh kebersamaan. Program tersebut diharapkan semakin memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kalimantan Timur.
