Dishub Balikpapan Siapkan Perluasan Koridor Bacitra hingga Km 24

MARITIMPOST.Com, Balikpapan – Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Perhubungan (Dishub) berencana memperluas jangkauan layanan transportasi publik Balikpapan City Trans (Bacitra). Rencana tersebut disiapkan untuk menjawab tingginya minat masyarakat terhadap angkutan massal sekaligus meningkatkan akses transportasi publik di sejumlah kawasan yang selama ini belum terlayani.

Pengembangan layanan Bacitra diarahkan ke beberapa wilayah dengan mobilitas masyarakat yang cukup tinggi. Salah satu rencana perluasan koridor disebut akan menjangkau wilayah Balikpapan Utara hingga Kilometer (Km) 24. Selain itu, penambahan rute menuju kawasan Balikpapan Barat dan Manggar di Balikpapan Timur juga sedang dipertimbangkan.

Rencana tersebut disampaikan Kepala Dishub Balikpapan, Muhammad Fadli Pathurrahman, saat ditemui awak media usai peluncuran zona pick up dan drop off layanan Bacitra serta angkutan antarmoda Balikpapan–IKN di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Senin (9/3/2026).

“Kemungkinan kami akan memperluas (koridor) yang ada di Balikpapan utara hingga ke kilometer 24. Kemudian juga di balikpapan barat, serta nanti di manggar,” kata Fadli.

Menurutnya, rencana pengembangan koridor tersebut didasarkan pada kebutuhan masyarakat di beberapa wilayah yang memiliki tingkat mobilitas cukup tinggi, namun hingga kini belum terjangkau oleh layanan Bacitra. Oleh karena itu, perluasan rute dinilai penting agar layanan transportasi publik dapat menjangkau lebih banyak kawasan di kota tersebut.

Selain perluasan koridor, penguatan armada juga direncanakan untuk mendukung operasional layanan. Saat ini armada Bacitra yang beroperasi disebut berjumlah sekitar 24 unit. Penambahan bus juga direncanakan akan diusulkan oleh Pemerintah Kota Balikpapan pada anggaran tahun 2027.

Dengan tambahan tiga unit bus, total armada Bacitra diproyeksikan mencapai 27 unit. Jumlah tersebut diharapkan dapat mendukung operasional koridor baru sekaligus meningkatkan kualitas layanan transportasi publik di kota tersebut.

Seiring dengan rencana penambahan rute, kebutuhan biaya operasional juga disebut akan diperhitungkan. Melalui penguatan armada dan perluasan koridor, aksesibilitas transportasi publik bagi masyarakat diharapkan semakin meningkat serta mampu mendorong terciptanya sistem transportasi perkotaan yang lebih terintegrasi di Kota Beriman.

Exit mobile version