Dialog Santai di Warung Ojol, Polda Kaltim Perkuat Kepercayaan Publik dan Sinergi Kamtibmas

MARITIMPOST.Com, Balikpapan Dalam upaya mempererat silaturahim sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri, Polda Kalimantan Timur (Kaltim) mengintensifkan kegiatan pembinaan dan dialog keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) bersama komunitas ojek online.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada 5–9 Januari 2026 dengan menyasar sejumlah warung ojek online kamtibmas yang tersebar di wilayah Kota Balikpapan. Program ini menjadi wadah komunikasi langsung antara kepolisian dan pengemudi ojek online yang sehari-hari beraktivitas di ruang publik.

Sejumlah satuan kerja (satker) di lingkungan Polda Kaltim turut terlibat, di antaranya Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas), Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas), Direktorat Samapta (Ditsamapta), serta Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum).

Personel dari masing-masing satker menyambangi beberapa titik warung kamtibmas, seperti Warung Literasi, Warung Acil, Warkop Mbok Hana, dan Warkop Sari Rasa. Kunjungan tersebut dilakukan dengan pendekatan dialogis dan humanis.

Melalui suasana diskusi yang santai dan penuh keakraban, personel Polda Kaltim berdialog langsung dengan para pengemudi ojek online untuk mendengarkan aspirasi, masukan, serta berbagai permasalahan yang dihadapi di lapangan. Interaksi ini juga dimanfaatkan sebagai sarana pertukaran informasi dan penguatan sinergi antara Polri dan komunitas ojek online.

Kegiatan pembinaan ini bertujuan membangun komunikasi dua arah yang konstruktif agar tercipta pemahaman serta kerja sama yang baik dalam menjaga kamtibmas di wilayah Kalimantan Timur.

Selain itu, kehadiran Polri secara langsung di tengah komunitas diharapkan mampu meningkatkan rasa aman dan menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

Dengan mengedepankan pendekatan dialogis, Polda Kaltim menegaskan komitmennya untuk terus hadir, mendengar, dan bekerja bersama masyarakat dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman, kondusif, dan berkelanjutan di Bumi Etam.

Exit mobile version