MARITIMPOST.Com, Balikpapan – Memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2026, Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan menggelar aksi donor darah yang melibatkan pekerja bandara hingga penumpang.
Kegiatan berlangsung Rabu, (28/1/2026) di area check-in Island B dan mendapat respons positif dari berbagai pihak.
Donor darah tersebut digagas oleh Manajemen PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara SAMS Sepinggan sebagai bagian dari upaya membangun budaya K3 yang berorientasi pada kesehatan dan kepedulian sosial.
Bandara yang menjadi pusat aktivitas masyarakat dinilai memiliki potensi besar dalam mendukung ketersediaan stok darah di Kota Balikpapan.
General Manager Bandara SAMS Sepinggan, R. Iwan Winaya Mahdar, menyampaikan bahwa aspek kesehatan pekerja dan lingkungan kerja menjadi elemen penting dalam keselamatan operasional bandara.
“Kesehatan pekerja adalah fondasi dari keselamatan operasional bandara. Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa kepedulian terhadap sesama adalah bagian tak terpisahkan dari budaya K3 yang kami terapkan setiap hari,” ujar Iwan.
Kegiatan ini terlaksana berkat sinergi antara Angkasa Pura Indonesia, InJourney Aviation Service, dan RSUD Dr. Kanujoso Djatiwibowo sebagai mitra medis.
Selain melibatkan insan bandara, pihak pengelola juga membuka kesempatan bagi penumpang yang ingin berpartisipasi. Alur khusus disiapkan agar penumpang tetap dapat mendonorkan darah tanpa mengganggu jadwal penerbangan, selama memenuhi ketentuan medis.
“Kami siapkan alur khusus bagi penumpang yang ingin mendonorkan darahnya, sehingga mereka dapat menyesuaikan dengan jadwal penerbangan. Melihat antusias penumpang yang cukup tinggi, tentunya kami sangat mengapresiasi atas kepedulian para penumpang untuk sesama manusia,” terang Iwan.
Hingga pelaksanaan pada siang hari, tercatat lebih dari 114 peserta mengikuti donor darah. Seluruh hasil donor kemudian diserahkan kepada Bank Darah RSUD Dr. Kanujoso Djatiwibowo untuk dimanfaatkan oleh masyarakat yang membutuhkan.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat meningkatkan kepeduliaan sosial dari masyarakat serta memberikan kontribusi nyata untuk pemenuhan kebutuhan darah di kota Balikpapan,” harap Iwan.
Ke depan, manajemen bandara berharap kegiatan sosial serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan. Dengan demikian, bandara tidak hanya menjadi fasilitas transportasi, tetapi juga berperan aktif sebagai ruang publik yang mendukung aksi kemanusiaan.
