Polda Kaltim Lanjutkan Seleksi Akpol 2026, Fokus Uji Mental dan Kepribadian Peserta

MARITIMPOST.Com, Balikpapan – Proses seleksi penerimaan Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026 di Polda Kalimantan Timur terus berlanjut. Kali ini, peserta mengikuti tahapan Wawancara Penelusuran Mental Kepribadian (PMK) dan Wawancara Psikologi Tahap II yang digelar di Gedung Mahakam dan Rupatama Polda Kaltim, Sabtu (13/6/2026).

Pelaksanaan seleksi yang dimulai pukul 08.00 WITA tersebut berada di bawah tanggung jawab Karo SDM Polda Kaltim Kombes Pol Irvan Prawira Satyaputra selaku ketua pelaksana. Tahapan ini menjadi bagian penting dalam proses rekrutmen calon perwira Polri untuk memastikan seleksi berjalan sesuai prinsip BETAH, yakni Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis.

Kegiatan turut dihadiri jajaran tim pelaksana, pengawas internal dan eksternal, serta personel pendukung dari Ro SDM dan Bidpropam Polda Kaltim guna menjamin seluruh tahapan berjalan sesuai prosedur.

Sebanyak lima peserta mengikuti seleksi pada tahap tersebut, terdiri atas empat peserta pria dan satu peserta wanita. Seluruh peserta tercatat hadir dan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

Sebelum wawancara dimulai, peserta mengikuti apel pengecekan dan menerima pengarahan terkait mekanisme pelaksanaan seleksi. Pengarahan diberikan oleh staf Bag Psi Ro SDM Polda Kaltim untuk tahapan psikologi serta staf Bidpropam Polda Kaltim untuk tahapan PMK.

Wawancara PMK dilakukan untuk mendalami integritas, latar belakang, karakter, dan kepribadian peserta. Sementara Wawancara Psikologi Tahap II difokuskan pada penilaian aspek psikologis, kestabilan emosi, kemampuan berpikir, serta kesiapan mental calon Taruna dan Taruni Akpol dalam menjalani pendidikan kepolisian.

Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol Endar Priantoro melalui Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Yuliyanto menegaskan seluruh tahapan seleksi penerimaan anggota Polri, termasuk Taruna Akpol, dilaksanakan secara profesional dan bebas dari praktik kecurangan.

“Polda Kaltim berkomitmen untuk melaksanakan seluruh tahapan seleksi secara objektif, transparan, dan akuntabel. Kami ingin memastikan bahwa calon Taruna/Taruni Akpol yang terpilih benar-benar memiliki kualitas terbaik, baik dari sisi akademik, mental, maupun kepribadian,” ujarnya.

Polda Kaltim memastikan seluruh proses seleksi dilakukan secara terbuka dengan pengawasan berlapis sebagai upaya menjaring calon perwira Polri yang kompeten, berintegritas, dan siap mengemban tugas kepolisian di masa mendatang.

Exit mobile version