Pertamina Drilling Luncurkan SRIKANDI, Tempat Sampah Pintar Berbasis AI untuk Dukung Green Drilling

MARITIMPOST.Com, Jakarta PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) menghadirkan inovasi pengelolaan sampah berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) melalui SRIKANDI (Smart Bin), sebuah tempat sampah pintar yang mampu mengenali dan memilah sampah secara otomatis.

Inovasi yang mulai diterapkan di lingkungan Kantor Pusat Pertamina Drilling tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung program Green Drilling sekaligus mendorong pengelolaan sampah domestik yang lebih berkelanjutan.

Kehadiran SRIKANDI diharapkan dapat membantu pekerja melakukan pemilahan sampah secara lebih akurat, praktis, dan efisien, sehingga mendukung terciptanya lingkungan kerja yang lebih bersih dan ramah lingkungan.

Direktur Utama Pertamina Drilling, Avep Disasmita, mengatakan pemanfaatan teknologi AI dalam pengelolaan sampah merupakan salah satu langkah nyata perusahaan untuk mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke dalam aktivitas operasional sehari-hari.

“SRIKANDI merupakan wujud komitmen Pertamina Drilling untuk menghadirkan inovasi yang tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga memberikan dampak positif bagi lingkungan. Melalui teknologi AI, kami ingin membangun budaya pengelolaan sampah yang lebih baik dan mendorong partisipasi aktif seluruh pekerja dalam mendukung program Green Drilling,” ujar Avep.

SRIKANDI dilengkapi teknologi kamera dan Graphics Processing Unit (GPU) yang mampu mengidentifikasi jenis sampah secara real-time. Setelah sampah dimasukkan melalui feeder, sistem akan secara otomatis mengenali material dan mengarahkan sampah ke ruang penyimpanan yang sesuai, seperti kategori organik, daur ulang, maupun residu.

Teknologi tersebut memungkinkan proses pemilahan berlangsung lebih cepat dan akurat tanpa memerlukan input manual dari pengguna.

Dengan kapasitas hingga 260 liter dan kemampuan memilah tiga hingga empat kategori sampah secara otomatis, SRIKANDI ditempatkan di sejumlah area strategis kantor, termasuk pantry dan area kerja pekerja.

Melalui inovasi ini, Pertamina Drilling berharap dapat mendorong terciptanya lingkungan kerja yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan. Selain itu, implementasi SRIKANDI juga menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam mendukung penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

“Keberlanjutan bukan hanya menjadi program perusahaan, tetapi harus menjadi budaya yang diterapkan oleh seluruh insan Pertamina Drilling. Melalui SRIKANDI, kami ingin menunjukkan bahwa transformasi digital dan kepedulian lingkungan dapat berjalan beriringan untuk menciptakan nilai tambah bagi perusahaan dan masyarakat,” kata Avep.

Exit mobile version