MARITIMPOST.Com , Surabaya – Subholding PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan bertajuk “Pelindo Peduli” menyalurkan santunan untuk ribuan anak yatim serta bantuan sarana ibadah di wilayah kerja SPTP Group.
Bantuan ini diberikan kepada 2.078 anak yatim dan 23 tempat ibadah yang tersebar di 15 terminal serta 7 anak perusahaan di seluruh area operasional.
Sekretaris Perusahaan PT Pelindo Terminal Petikemas, Widyaswendra, menyatakan kegiatan ini merupakan wujud nyata kontribusi perusahaan untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Ia berharap program ini dapat mendorong seluruh pegawai SPTP Group untuk terus berbagi dan bekerja dengan semangat, memberikan layanan terbaik kepada pelanggan dan masyarakat.
“Dengan diselenggarakannya kegiatan ini semoga bisa memberikan manfaat dan mendorong kepada seluruh pegawai SPTP Group untuk terus menyebarkan kebaikan dengan sesama salah satunya dengan semangat bekerja dan memberikan layanan yang terbaik,” ucap Widyaswendra, Selasa (19/11/2024).
Selain itu, ia menambahkan bahwa kegiatan ini juga merupakan bentuk rasa syukur atas capaian positif perusahaan menjelang akhir tahun 2024.
Hingga Oktober 2024, SPTP telah mencapai 93,90% dari target yang ditetapkan, dan optimistis akan mencapai target penuh hingga akhir tahun.
PT Pelindo Terminal Petikemas tidak hanya berfokus pada layanan bisnis peti kemas, tetapi juga berkomitmen aktif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Endah (49), perwakilan pengurus Yayasan Baitul Hakam sebagai penerima bantuan, menyampaikan rasa syukur dan harapannya. Bantuan tersebut akan digunakan untuk mendukung proses belajar anak-anak di yayasan.
“Kami merasa bersyukur mendapat perhatian dari PT Pelindo Terminal Petikemas, bantuan ini memberikan semangat dan motivasi kepada anak-anak di yayasan kami untuk meraih cita-cita mereka,” kata Endah.
Endah berharap kegiatan serupa terus berlanjut dan membawa berkah bagi semua pihak yang terlibat.
Sebagai informasi, PT Pelindo Terminal Petikemas merupakan subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang dibentuk pasca integrasi Pelindo pada 1 Oktober 2021. Saat ini, perusahaan mengelola 31 terminal peti kemas di seluruh Indonesia dan memiliki 7 anak perusahaan.
