MARITIMPOST.Com, Balikpapan – Polda Kalimantan Timur resmi ditunjuk sebagai tuan rumah penyelenggaraan Kejuaraan Judo Kapolri Cup 2026 yang akan digelar di Gedung Olahraga Segiri, Samarinda, pada 15 hingga 20 Mei 2026. Kejuaraan nasional tersebut akan diikuti ratusan atlet dari unsur Polri maupun kategori umum senior dari berbagai daerah di Indonesia.
Kabid Humas Polda Kalimantan Timur Kombes Pol Yuliyanto mengatakan, kondisi keamanan Kalimantan Timur yang kondusif menjadi salah satu alasan utama dipilihnya daerah tersebut sebagai lokasi pelaksanaan kejuaraan bergengsi tersebut.
“Keamanan Kaltim sangat kondusif, sehingga itu menjadi salah satu dari beberapa pertimbangan ditunjuknya Polda Kaltim sebagai tempat penyelenggaraan kejuaraan Judo Kapolri Cup,” ujar Yuliyanto.
Pelaksanaan pertandingan akan berlangsung di GOR Segiri Samarinda dengan agenda kedatangan peserta dimulai sejak 15 Mei 2026. Para atlet dijadwalkan tiba melalui sejumlah pintu masuk utama di Kalimantan Timur, seperti Bandara Balikpapan, Pelabuhan Semayang, dan Bandara Samarinda.
Pada 16 Mei 2026, panitia akan melaksanakan tahapan verifikasi peserta, technical meeting, serta timbang badan sebelum pertandingan resmi dimulai. Sementara laga kategori Polri akan berlangsung pada 17 hingga 18 Mei, dilanjutkan kategori umum senior pada 19 Mei, dan partai final digelar pada 20 Mei 2026.
“Untuk tanggal 19 pertandingan kategori umum senior. Sedangkan final nanti akan dilaksanakan pada tanggal 20 Mei,” kata Yuliyanto.
Total peserta yang akan hadir mencapai 595 orang, terdiri dari 343 peserta kategori Polri, 146 peserta kategori umum senior, serta 106 ofisial. Kejuaraan ini dipastikan menjadi salah satu event olahraga bela diri terbesar yang digelar di Kalimantan Timur tahun ini.
Dalam kategori Polri, sejumlah kelas pertandingan akan dipertandingkan, mulai dari putra kelas 60 kilogram hingga di atas 90 kilogram, serta putri kelas 52 kilogram hingga di atas 78 kilogram. Selain cabang judo, panitia juga menggelar nomor beladiri Polri untuk putra dan putri dengan berbagai kelas berat badan.
Sementara pada kategori umum senior, pertandingan akan mempertandingkan kelas putra mulai 55 kilogram hingga di atas 100 kilogram, serta kelas putri mulai 45 kilogram hingga di atas 78 kilogram. Seluruh pertandingan diperkirakan berlangsung ketat karena diikuti atlet-atlet terbaik dari berbagai daerah.
Kejuaraan ini diikuti 29 Polda dan empat satuan kerja Mabes Polri, yakni Bareskrim Polri, Akpol, SSDM Polri, serta Sepolwan Lemdiklat Polri. Selain itu, sebanyak 18 Pengprov Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) turut ambil bagian dalam kategori umum senior.
Tuan rumah Kalimantan Timur melalui Pengprov PJSI Kaltim menurunkan 23 atlet yang akan tampil di seluruh kelas pertandingan. Kehadiran atlet lokal diharapkan mampu memberikan prestasi sekaligus mengangkat nama daerah di tingkat nasional.
“Untuk polda kaltim atau PJSI pengprov kaltim ini mengirim atlet 23 orang yang itu akan bermain di semua kelas,” ungkap Yuliyanto.
Menariknya, panitia memilih burung enggang sebagai maskot resmi Judo Kapolri Cup 2026. Burung khas Kalimantan tersebut dipilih karena merupakan satwa endemik yang dilindungi dan memiliki nilai budaya tinggi bagi masyarakat Kalimantan.
Menurut Yuliyanto, penggunaan maskot burung enggang juga menjadi bagian dari kampanye pelestarian satwa langka kepada para atlet dan tamu yang datang dari seluruh Indonesia. Ia berharap para judoka dapat menjadi duta pelestarian lingkungan dan membantu mengawasi potensi perdagangan ilegal satwa dilindungi.
“Nah kita berharap para judoka yang hadir di Kalimantan Timur ini juga menjadi duta-duta untuk menyelamatkan burung enggang,” katanya.
Panitia juga memastikan masyarakat dapat menyaksikan seluruh pertandingan secara gratis di GOR Segiri Samarinda. Selain menikmati pertandingan, pengunjung juga dapat mengunjungi area UMKM dan pusat jajanan yang disiapkan selama kegiatan berlangsung.
Untuk agenda pembukaan, Polda Kaltim masih menunggu kepastian kehadiran Kapolri. Pembukaan direncanakan berlangsung pada 17 atau 18 Mei 2026, menyesuaikan jadwal Kapolri di Jakarta. Jika Kapolri belum dapat hadir saat pembukaan, pertandingan tetap berjalan sesuai jadwal dan kehadiran Kapolri dimungkinkan pada acara penutupan tanggal 20 Mei mendatang.
