MARITIMPOST.Com, Jakarta – PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) memberikan pembekalan kepada sekitar 400 mahasiswa Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) yang akan mengikuti program magang industri.
Kegiatan yang digelar di Auditorium PNJ, Rabu (3/6/2026), tersebut menghadirkan Vice President Marketing & Commercial Pertamina Drilling, Dr. Ir. Firmansyah Arifin, S.T., MBA., IPM., yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Ikatan Ahli Teknik Perminyakan Indonesia (IATMI), sebagai narasumber.
Mengusung tema “Membangun Sikap Profesional dan Etika Kerja Mahasiswa di Dunia Industri”, kegiatan ini bertujuan membekali mahasiswa dengan pemahaman mengenai budaya kerja profesional, etika industri, serta kompetensi yang dibutuhkan untuk menghadapi persaingan di dunia kerja.
Dalam pemaparannya, Firmansyah menekankan bahwa keberhasilan seseorang di dunia industri tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik dan keterampilan teknis, tetapi juga oleh karakter dan sikap profesional yang dimiliki.
“Dunia industri tidak hanya menilai kemampuan akademik atau teknis seseorang. Sikap, etika, kedisiplinan, kemampuan berkomunikasi, serta kemauan untuk belajar juga menjadi faktor penting yang menentukan keberhasilan seseorang dalam berkarier,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sejumlah tantangan yang kerap dihadapi mahasiswa saat menjalani program magang antara lain kurangnya inisiatif, rendahnya kedisiplinan, minimnya komunikasi dengan pembimbing, hingga kesulitan beradaptasi dengan budaya kerja perusahaan.
Selain itu, mahasiswa juga diingatkan untuk menjaga etika dalam penggunaan telepon genggam dan media sosial agar tetap menunjukkan sikap profesional selama berada di lingkungan kerja.
Melalui kegiatan ini, Pertamina Drilling berharap dapat berkontribusi dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademis dan teknis, tetapi juga memiliki karakter profesional, etika kerja yang baik, serta kesiapan menghadapi tantangan industri.
Pembekalan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya Pertamina Drilling dalam memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan industri guna mendukung pengembangan sumber daya manusia Indonesia yang kompeten dan siap bersaing di dunia kerja.
