MARITIMPOST.Com, Balikpapan — Persiapan pelaksanaan Jalan Sehat Kecamatan Balikpapan Selatan terus dimatangkan. Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 23 Agustus 2026, ini ditargetkan diikuti hingga 10 ribu peserta.
Jalan sehat tersebut merupakan bagian dari rangkaian Launching Car Free Day dan Jalan Sehat dalam rangka memperingati Dirgahayu Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia (RI). Kegiatan ini digelar melalui kolaborasi antara Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) dan warga di Kecamatan Balikpapan Selatan.
Selain menjadi ajang olahraga dan rekreasi masyarakat, kegiatan tersebut juga dirancang sebagai ruang pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sekaligus memperkuat kebersamaan warga.
Pemantapan kegiatan dilakukan melalui rapat panitia bersama Camat Balikpapan Selatan Hakim dan seluruh ketua LPM se-Balikpapan Selatan di Kantor Camat Balikpapan Selatan, Rabu (19/8/2026).
Ketua Panitia Jalan Santai Balikpapan Selatan, Jonprizal Piliang, mengatakan persiapan kegiatan telah mencapai sekitar 75 persen. Sejumlah kebutuhan teknis, seperti tenda, lokasi UMKM, area parkir, hingga rute jalan santai, telah disiapkan.
“Kita sudah mengadakan rapat pemantapan yaitu untuk acara Jalan Santai Kecamatan Balikpapan Selatan yang dirangkai dengan acara car free day yang pertama kali kita adakan,” ujar Jonprizal.
Kegiatan dijadwalkan dimulai pukul 06.00 Wita hingga selesai. Peserta akan memulai perjalanan dari Jalan Taman Tiga Generasi, kawasan SMA Negeri 5 Balikpapan.
Dari titik awal tersebut, peserta bergerak menuju kawasan PU, kemudian melanjutkan perjalanan ke arah Dome. Selanjutnya, peserta diarahkan melalui jalan alternatif sebelum kembali menuju kawasan Taman Tiga Generasi.
Untuk mendukung pelaksanaan kegiatan, panitia menyiapkan sekitar 10 ribu kupon bagi masyarakat. Hingga Rabu (19/8), sekitar 6.500 kupon telah didistribusikan.
Jonprizal menjelaskan, seluruh LPM di Kecamatan Balikpapan Selatan turut memberikan donasi dan dukungan dalam berbagai bentuk, termasuk penyediaan hadiah dan perlengkapan kegiatan.
“Banyak bantuan dari seluruh LPM di Kecamatan Balikpapan Selatan. Masing-masing LPM menyumbang donasi dan juga hadiah, menyumbang tenda segala macamnya,” jelasnya.
Selain mengajak masyarakat berolahraga, kegiatan ini juga membuka ruang bagi pelaku UMKM untuk memasarkan produk mereka. Panitia menyiapkan sekitar 40 lapak UMKM di sekitar lokasi kegiatan.
Pelaku UMKM yang berada di lingkungan sekitar lokasi menjadi prioritas untuk dilibatkan. Kebijakan tersebut diharapkan dapat memberikan dampak langsung terhadap perekonomian masyarakat setempat.
Menurut Jonprizal, minat pelaku UMKM untuk berpartisipasi sebenarnya cukup tinggi. Namun, keterbatasan ruang membuat panitia harus melakukan pengaturan agar kegiatan perdagangan tetap tertib dan tidak menimbulkan kepadatan.
Jalan sehat ini terbuka untuk masyarakat umum dan tidak terbatas bagi warga Balikpapan Selatan. Dengan konsep tersebut, panitia berharap kegiatan dapat menjadi momentum berkumpulnya masyarakat dari berbagai wilayah sekaligus menggerakkan perekonomian lokal.
“Kita terbuka semuanya. Tapi untuk pelaku UMKM-nya kita mengutamakan adalah lingkungan sekitar dari tempat acara,” kata Jonprizal.
Launching Car Free Day melalui kegiatan jalan sehat yang rencananya dibuka oleh Wali Kota ini juga menjadi bagian dari upaya memperluas ruang publik bagi masyarakat untuk berolahraga dan beraktivitas secara sehat. Rangkaian kegiatan tersebut diharapkan menjadi awal pelaksanaan Car Free Day yang akan digelar di seluruh kecamatan di Kota Balikpapan pada pekan berikutnya.
Jonprizal mengajak masyarakat untuk turut memeriahkan kegiatan yang juga menjadi bagian dari peringatan Hari Kemerdekaan ke-81 RI tersebut.
“Kami berharap kepada seluruh masyarakat untuk bisa menghadiri acara ini. Kita bersantai, berjalan santai, berjalan sehat, sekaligus kita berjalan dengan acara Car Free Day. Semoga acara ini sukses,” pungkas Jonprizal.
Dengan persiapan yang telah mencapai 75 persen, panitia kini memfokuskan penyelesaian sejumlah kebutuhan teknis menjelang pelaksanaan. Kolaborasi pemerintah kecamatan, LPM, warga, dan pelaku UMKM diharapkan mampu memastikan kegiatan berlangsung aman dan tertib, sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat Balikpapan Selatan.
