Bea Cukai Balikpapan Fasilitasi Business Matching, UMKM Lokal Bertemu Buyer Malaysia

MARITIMPOST.Com, Balikpapan Bea Cukai Balikpapan turut ambil bagian dalam kegiatan business matching yang mempertemukan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan buyer dari Malaysia. Kegiatan ini menjadi bagian dari program pembinaan UMKM yang digagas Export Center Balikpapan.

Melalui program Klinik Ekspor, Bea Cukai memberikan dukungan dalam penguatan kapasitas UMKM agar mampu menembus pasar internasional. Kegiatan business matching tersebut digelar pada Senin (13/4/2026) dengan menghadirkan buyer yang tergabung dalam Malaysian International Chamber of Commerce and Industry (MICCI), salah satu kamar dagang berpengaruh di Malaysia.

Acara berlangsung di Gedung Galeri UMKM lantai 4 dan melibatkan berbagai instansi, di antaranya DPPKUKM, Dinas Perdagangan, Badan Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan, BPOM, LPEI, Kanwil DJBC Kalbagtim, serta Bank Indonesia. Sebanyak 16 produk unggulan UMKM dari Balikpapan dan daerah sekitar seperti Penajam Paser Utara (PPU) dan Paser turut ditampilkan.

Produk yang dipamerkan antara lain Wedang Dayak Bungas, Oshien Keripik Pisang, Hainan Coffee, Peyek Kampoeng Timoer, serta keripik tempe Kiyukchips dan cookies ubi ungu dari PPU.

Sejumlah UMKM tersebut merupakan binaan Bea Cukai Balikpapan yang telah mendapatkan pendampingan ekspor, mulai dari penyusunan dokumen Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB), ekspor melalui kantor pos, hingga ekspor hand carry menggunakan Surat Pemberitahuan Membawa Barang (SPMB).

Kegiatan dibuka oleh Sekretaris DPPKUKM Kalimantan Timur, Warsito, dilanjutkan sambutan Kepala Export Center Balikpapan, Abdullah Umar Bahar, serta sesi utama berupa business matching bersama MICCI. Dalam sesi tersebut, beberapa pelaku UMKM dilaporkan telah menjalin nota kesepahaman (MoU) dengan buyer luar negeri dan berharap adanya pendampingan lanjutan dalam proses ekspor.

Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Balikpapan, Tirta, menegaskan komitmen pihaknya dalam mendukung UMKM menembus pasar global.

“Kami siap memberikan asistensi dan bimbingan teknis terkait pemenuhan dokumen ekspor. Bahkan, UMKM juga dapat memperoleh pendampingan langsung dalam proses pembuatan PEB di Kantor KPPBC TMP B Balikpapan,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan mitra internasional semakin kuat, sehingga UMKM lokal mampu meningkatkan daya saing dan berkontribusi terhadap perekonomian daerah maupun nasional.

Exit mobile version