MARITIMPOST.Com, Balikpapan – PT Angkasa Pura Indonesia Cabang Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan mencatat kinerja positif pada triwulan pertama 2026. Selama periode Januari hingga Maret, bandara ini melayani lebih dari 1,26 juta penumpang, mencerminkan tren pertumbuhan yang stabil di sektor transportasi udara.
General Manager Bandara SAMS Sepinggan, R. Iwan Winaya Mahdar, mengatakan capaian tersebut menunjukkan performa operasional yang solid, baik untuk penerbangan domestik maupun internasional.
“Kami mencatat pertumbuhan yang stabil di awal tahun 2026. Puncak pergerakan penumpang pada triwulan ini terjadi di bulan Maret dengan total melayani 467.406 penumpang, diikuti bulan Januari sebanyak 445.242 penumpang, dan Februari sebanyak 351.765 penumpang,” ujar Iwan.
Secara keseluruhan, jumlah penumpang yang dilayani mencapai 1.264.413 orang, terdiri dari penumpang datang, berangkat, dan transit. Mayoritas berasal dari penerbangan domestik sebanyak 1.232.429 orang, sementara penumpang internasional tercatat 31.984 orang.
Selain pergerakan penumpang, aktivitas penerbangan juga menunjukkan angka signifikan dengan total 11.431 pergerakan pesawat selama triwulan pertama. Dari jumlah tersebut, sektor internasional turut berkontribusi dengan 482 pergerakan pesawat.
Di sektor logistik, volume kargo yang dilayani mencapai 12.650.429 kilogram. Kargo domestik mendominasi dengan total 11.887.355 kilogram, sedangkan kargo internasional tercatat sebesar 763.074 kilogram.
“Sektor internasional turut memberikan kontribusi positif dengan melayani 482 pergerakan pesawat sepanjang Januari hingga Maret dan penumpang internasional tertinggi tercatat di bulan Januari dengan jumlah 12.061 orang,” ungkap Iwan.
Ia menambahkan, tingginya volume kargo menunjukkan peran strategis Bandara SAMS Sepinggan sebagai pintu gerbang distribusi logistik di Kalimantan, terutama dalam mendukung kebutuhan pembangunan di wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN) dan sekitarnya.
“Capaian kargo yang menyentuh angka 12,6 juta kilogram ini menunjukkan peran strategis Bandara SAMS Sepinggan sebagai gerbang logistik utama di wilayah Kalimantan, terutama dalam mendukung arus barang menuju Ibu Kota Nusantara (IKN) dan sekitarnya,” tambah Iwan.
Ke depan, PT Angkasa Pura Indonesia berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan, serta menjaga standar keamanan dan keselamatan penerbangan guna memberikan kenyamanan bagi seluruh pengguna jasa bandara.
