MARITIMPOST.Com, Balikpapan — Sebanyak 70 warga Kota Balikpapan dan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mendapat kesempatan mengikuti Pelatihan Bersertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Umum yang digelar PT Kilang Pertamina Balikpapan (KPB).
Pelatihan berlangsung pada 18-22 Agustus 2026 di Politeknik Alkon Kalimantan, Balikpapan. Program ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan hari jadi ke-7 PT KPB sekaligus upaya perusahaan meningkatkan kompetensi masyarakat di sekitar wilayah operasional.
Pelatihan diarahkan untuk membekali peserta dengan kompetensi sebagai Ahli K3 dan Petugas K3. Sertifikasi tersebut diharapkan dapat memperkuat daya saing peserta sekaligus membuka peluang kerja di sektor yang membutuhkan tenaga berkompetensi K3.
VP Legal & Relation PT Kilang Pertamina Balikpapan Asep Sulaeman mengatakan, perusahaan memastikan peserta memperoleh pembelajaran yang sesuai dengan standar K3.
“PT KPB memastikan peserta memperoleh pembelajaran dan pembekalan K3 yang terstruktur, kompeten, dan sesuai standar yang dipersyaratkan,” ujarnya, Selasa (18/8/2026).
Pelatihan tersebut juga didukung lembaga sertifikasi yang telah terakreditasi Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Dengan demikian, sertifikat yang diperoleh peserta memiliki pengakuan resmi dan berlaku secara nasional.
Asep berharap pelatihan tidak berhenti pada pemberian sertifikat, tetapi mampu meningkatkan kesiapan peserta menghadapi kebutuhan dunia kerja serta mendorong penerapan budaya keselamatan di lingkungan masyarakat.
“Harapannya peserta dapat memperoleh pengetahuan, kompetensi, sekaligus sertifikasi K3 yang bermanfaat baik di dunia kerja maupun dalam mendukung terbentuknya budaya keselamatan di lingkungan masyarakat,” katanya.
Program peningkatan kapasitas masyarakat tersebut melanjutkan sejumlah pelatihan vokasi bersertifikasi yang telah dijalankan PT KPB dalam beberapa tahun terakhir.
Pada 2023, KPB mengawali program tersebut melalui pelatihan welder dengan memilih 16 peserta dari enam kelurahan untuk mengikuti pelatihan intensif selama 40 hari.
Program kemudian berlanjut pada 2024 dan 2025 melalui Pendidikan dan Pelatihan Security Gada Pratama bersertifikasi BNSP. Bekerja sama dengan Ditbinmas Polda Kaltim, KPB melibatkan total 110 warga lokal dari Balikpapan dan PPU.
Rangkaian program tersebut menunjukkan upaya PT KPB menghubungkan pelatihan dengan kebutuhan industri. Selain mendukung pembangunan infrastruktur energi, perusahaan juga mendorong terbentuknya sumber daya manusia lokal yang memiliki kompetensi, kemandirian, dan daya saing.
Melalui penguatan kapasitas warga di sekitar wilayah operasional, peluang masyarakat untuk memasuki dunia kerja sekaligus berkontribusi terhadap budaya keselamatan di sektor industri diharapkan semakin terbuka.
