MARITIMPOST.COM, PPU – Kabag Ops Polres Penajam Paser Utara Kompol Soleh, hadir dalam acara launching Desa Anti Korupsi yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Desa Temgim Baru, Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara (PPU).
Acara ini bertujuan untuk memperkuat integritas dan transparansi di tingkat Desa sebagai bagian dari upaya pencegahan korupsi khusunya di wilayah desa.

Kapolres Penajam Paser Utara AKBP Hendrik Eka Bahalwan melalui Kabag Ops Kompol Soleh menanggapi terkait launching Desa Anti Korupsi ini.
Dirinya menyampaikan pentingnya keterlibatan masyarakat, aparat Kepolisian dan Pemerintah Desa dalam membangun lingkungan yang bersih dari praktik korupsi.
“Desa Anti Korupsi adalah langkah konkret dalam menciptakan tatanan pemerintahan yang adil, transparan dan berintegritas,” kata Kabag Ops Polres PPU.
Launching kegiatan ini diresmikan langsung oleh Deputi Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK RI Wawan Wardiana, didampingi sejumlah pejabat terkait, tokoh masyarakat, perwakilan pemerintah daerah dan unsur terkait lainnya dari seluruh Indonesia.
Prosesi peluncuran ditandai dengan penandatanganan komitmen bersama untuk mendukung inisiatif Desa Anti Korupsi yang dilaunching sebanyak 22 desa tersebut.
Diharapkan Pemerintah Desa berkomitmen untuk menjalankan pemerintahan yang bersih dan akuntabel, sementara masyarakat diharapkan dapat berperan aktif dalam mengawasi pelaksanaan program ini.
Kabag Ops juga menegaskan kesiapan Kepolisian untuk mendukung upaya pencegahan dan penindakan terhadap Tindak Pidana Korupsi di Tingkat Desa.
Kegiatan ini pun mendapatkan apresiasi positif dari berbagai pihak, yang melihatnya sebagai langkah strategis dalam membangun tata kelola pemerintahan yang baik.
Desa Anti Korupsi diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa wilayah lain dalam memperkuat peran masyarakat dan aparat penegak hukum dalam melawan Korupsi.
Dengan peluncuran Desa Anti Korupsi, khususnya Desa Tengin Baru, Kecamatan Sepaku, IKN Nusantara, berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang bersih, adil, dan berdaya guna untuk kepentingan bersama.
Diharapkan juga acara ini menjadi tonggak awal dalam perjalanan panjang menuju pemerintahan yang lebih transparan dan berintegritas di Tingkat Desa.













