MARITIMPOST.Com, Samarinda – Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Junior dan Babak Kualifikasi (BK) Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2025 cabang olahraga Woodball resmi bergulir di Komplek Stadion Palaran, Samarinda. Selain menjadi ajang pembinaan prestasi, kegiatan ini juga menekankan pentingnya pembentukan karakter dan sikap sportivitas bagi para atlet muda Kalimantan Timur.
Ketua Umum Indonesia Woodball Association (IWbA) Kalimantan Timur, Hasbar, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan tidak hanya sebagai wadah peningkatan prestasi, tetapi juga sebagai sarana pembinaan sejak usia dini. Ia menekankan pentingnya menjaga semangat, menjunjung tinggi sportivitas, serta menjalin silaturahim antara atlet, pelatih, dan pengurus kabupaten/kota.
“Tetap semangat, junjung tinggi sportivitas, wasit insyaalloh akan berdiri pada posisi netral, tidak memihak pada siapapun,” kata Hasbar.
Kejurprov dan BK Porprov berlangsung mulai 3 hingga 9 November 2025, diikuti oleh 212 atlet dari delapan kabupaten/kota se-Kalimantan Timur. Balikpapan, Penajam Paser Utara, Kutai Kartanegara, Samarinda, Kutai Timur, Bontang, Kutai Barat, dan Paser menurunkan atlet terbaik mereka untuk bersaing dalam 24 nomor pertandingan.
“Mudah-mudahan hasil dari Kejurprov Junior ini menjadi barometer kita untuk melangkah ke tingkat nasional dan regional,” harapnya.
Wakil Ketua IV KONI Kalimantan Timur, Muhammad Firmanuddin, menegaskan bahwa pembinaan olahraga tidak hanya berfokus pada capaian medali, tetapi juga pada pembentukan attitude atau sikap mental atlet. Ia menilai, sikap menghormati pelatih, menghargai keputusan wasit, dan menjaga emosi di lapangan merupakan fondasi utama menuju prestasi sejati.
“Camkan ya adik-adik,setiap kita melakukan tahapan menjadi seorang atlet prestasi, yang terpenting adalah attitude. Hormati keputusan wasit juri, apapunbentuknya, ekspresi kita boleh kita luapkan tapi ada batasan yang kita punyai,” tegas Firmanuddin.
Firmanuddin juga mengingatkan pentingnya sinergi antara pembina dan atlet. Menurutnya, keberhasilan pembinaan akan tercapai bila keduanya saling memahami peran masing-masing dan menempatkan nilai sportivitas sebagai prioritas utama.
Melalui Kejurprov Junior dan BK Porprov ini, diharapkan lahir atlet-atlet muda yang tidak hanya berprestasi tinggi, tetapi juga berkarakter kuat dan berjiwa sportif.
“Mudah-mudahan dengan terlaksananya Kejurprov hari ini kita harapkan akan hadir talenta-talenta baru untuk mengharumkan Kalimantan Timur ke depannya,” harapnya.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa pembinaan olahraga di Kalimantan Timur diarahkan pada keseimbangan antara kemampuan teknis dan pembentukan kepribadian atlet yang beretika.













