MARITIMPOST.Com, Bontang – Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir melalui pelatihan pengolahan hasil laut.
Kegiatan yang berlangsung di Hotel Bintang Sintuk, Bontang, ini menggandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan diikuti oleh lebih dari 100 peserta dari berbagai kalangan.
Dalam sambutan virtualnya, Hetifah mengapresiasi kehadiran BRIN yang telah berbagi ilmu secara langsung kepada masyarakat.
“Bontang adalah daerah yang kaya akan hasil laut. Pelatihan seperti ini sangat penting untuk meningkatkan nilai tambah produk lokal, seperti ikan bawis, udang, dan berbagai hasil laut lainnya agar bisa menjadi produk unggulan dan oleh-oleh khas Bontang,” ujarnya.
Pelatihan ini menghadirkan Ashri Indriati dari BRIN serta Kahar Muzakir, pelaku usaha lokal yang sukses mengembangkan bisnis berbasis hasil laut. Mereka membagikan pengetahuan mengenai inovasi dalam pengolahan, pengemasan, dan strategi pemasaran untuk mendorong UMKM lokal menjadi lebih kompetitif.
“Saya yakin, dengan sentuhan riset dan inovasi, resep-resep andalan ibu-ibu di Bontang bisa berkembang menjadi produk yang dicari pasar, tidak hanya lokal tapi juga nasional bahkan internasional,” tambah Hetifah.
Legislator dari daerah pemilihan Kalimantan Timur itu juga menyoroti pentingnya peran perempuan dan generasi muda dalam pengembangan UMKM berbasis potensi lokal.
“Langkah kecil di dapur rumah bisa menjadi pijakan usaha besar. Dengan semangat belajar dan saling mendukung, ibu-ibu dan generasi muda di Bontang bisa menjadi penggerak ekonomi kreatif daerah,” tuturnya.
Hetifah berharap pelatihan ini menjadi awal dari kolaborasi berkelanjutan antara masyarakat, lembaga riset, dan pemerintah dalam memperkuat ekonomi lokal. Ia juga menyatakan kesiapan Komisi X DPR RI untuk memfasilitasi akses pelatihan lanjutan, pendanaan UMKM, serta promosi produk-produk daerah.













