MARITIMPOST.Com, Pali – Kinerja sektor hulu minyak dan gas (migas) kembali menunjukkan tren positif melalui keberhasilan pengeboran sumur BNG-079 di Struktur Benuang, Lapangan Adera, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan. Sumur ini dibor oleh PT Pertamina Drilling Services Indonesia menggunakan Rig PDSI #41.3/N110UE.
Pengeboran berhasil mencapai kedalaman 2.559 meter measured depth (mMD) dalam waktu 38 hari, yang dinilai relatif cepat untuk operasi sejenis. Selain itu, sumur tersebut juga mencatatkan produksi awal yang signifikan.
Keberhasilan ini didukung penerapan teknologi walking rig atau cyber rig system, yang memungkinkan perpindahan rig dilakukan tanpa pembongkaran besar. Teknologi ini terbukti mampu meningkatkan efisiensi dengan memangkas waktu mobilisasi dan mengurangi durasi non-produktif.
Direktur Utama Pertamina Drilling, Avep Disasmita, menyebut capaian tersebut sebagai hasil dari kesiapan teknologi dan kualitas sumber daya manusia dalam menghadapi tantangan industri migas.
“Keberhasilan pengeboran sumur BNG-079 menjadi refleksi dari kesiapan teknologi, kapabilitas rig, serta kompetensi sumber daya manusia Pertamina Drilling. Kami terus berinovasi agar operasi berjalan lebih cepat, efisien, dan tetap mengedepankan keselamatan kerja,” ujar Avep dalam keterangan resmi.
Ia menambahkan, penggunaan teknologi walking rig menjadi faktor penting dalam percepatan kinerja pengeboran.
“Teknologi ini memungkinkan perpindahan rig secara lebih cepat dan aman, sehingga dapat memangkas waktu rig move secara signifikan dan berdampak langsung pada percepatan keseluruhan program pengeboran,” jelasnya.
Keberhasilan teknis ini juga ditopang oleh kompetensi pekerja serta sinergi dengan masyarakat di wilayah PALI dan Prabumulih, serta para pemangku kepentingan lainnya, sehingga operasional berjalan kondusif.
Dari sisi keselamatan kerja, pengeboran sumur BNG-079 mencatatkan 52.320 jam kerja aman (safe man hours), mencerminkan penerapan prinsip HSSE (Health, Safety, Security, and Environment) yang konsisten.
Dengan dukungan teknologi, sumber daya manusia, dan kolaborasi berbagai pihak, Pertamina Drilling kembali mempertegas kontribusinya dalam mendukung keberhasilan operasi migas nasional sekaligus peningkatan produksi energi.













