Wacana Pengurangan Nomor Balap Sepeda, ICF Kaltim Siapkan Langkah

MARITIMPOST.Com, Balikpapan Indonesia Cycling Federation (ICF) Kalimantan Timur menyoroti rencana pengurangan nomor pertandingan balap sepeda pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim. Dari 24 nomor yang direncanakan dipertandingkan, jumlah tersebut dikabarkan akan dipangkas menjadi 10 nomor.

Ketua ICF Kaltim Malvin mengatakan, rencana tersebut berpotensi menghilangkan 14 nomor pertandingan. Kondisi ini dinilai perlu mendapat perhatian karena para atlet telah menjalani persiapan secara intensif untuk menghadapi ajang tersebut.

Sejumlah atlet bahkan disebut telah menjalani latihan hingga ke Pulau Jawa. Menurut Malvin, penghapusan nomor pertandingan secara tiba-tiba dapat mengecewakan atlet yang telah mengeluarkan waktu dan tenaga untuk mempersiapkan diri.

“Kasian lah atlet-atlet yang sekarang intensif berlatih, udah berlatih sampe ke Jawa intensif, tiba-tiba nomor tanding dihilangkan,” kata Malvin di Hotel Tiga Mustika, Kamis (2/9/2026).

Salah satu kategori yang menjadi perhatian adalah Mountain Bike (MTB). Malvin menyebut kategori tersebut memiliki potensi atlet dari sejumlah daerah, termasuk Samarinda, Tenggarong, dan Balikpapan.

ICF Kaltim berharap seluruh nomor pertandingan tetap dipertahankan. Selain menyangkut kesempatan atlet untuk bertanding, keberadaan banyak nomor juga dinilai penting untuk mengakomodasi perkembangan berbagai disiplin olahraga sepeda di Kaltim.

Menurut Malvin, olahraga sepeda memiliki sejumlah kategori, mulai dari BMX race dan freestyle, road bike, MTB, hingga nomor track yang dilaksanakan di velodrome.

ICF Kaltim dalam waktu dekat berencana melakukan pertemuan dengan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kaltim untuk membahas persoalan tersebut. Pertemuan itu diharapkan dapat mencari solusi atas rencana pengurangan nomor pertandingan.

Malvin menegaskan pihaknya tetap berharap seluruh nomor yang telah direncanakan dapat dilaksanakan.

“Harapannya 24 tetap dimainkan di sana,” tegasnya.

ICF Kaltim juga menyatakan siap mencari solusi apabila persoalan anggaran menjadi penyebab pengurangan nomor. Salah satu opsi yang ditawarkan adalah pelaksanaan secara mandiri dengan tetap meminta legalitas agar para juara nantinya diakui sebagai juara Porprov.

Di sisi lain, ICF Kaltim menilai pembinaan atlet sepeda di Kaltim saat ini menunjukkan perkembangan positif. Dukungan terhadap atlet untuk menjalani latihan intensif di Jawa dinilai mulai memberikan dampak terhadap peningkatan kemampuan mereka.

Keikutsertaan dalam berbagai kejuaraan di Jawa juga menjadi bagian dari proses pembinaan. Dengan kompetisi yang berlangsung hampir setiap bulan, atlet Kaltim memiliki kesempatan untuk mendapatkan pengalaman dan meningkatkan motivasi bertanding.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Template Broadcast Berita

🔵 Berita Terbaru MaritimPost.comBaca selengkapnya:
Follow by Email
Instagram