MARITIMPOST.Com, Balikpapan – PT Kilang Pertamina Balikpapan (KPB) kembali menegaskan komitmennya terhadap pemberdayaan masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Meski proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan masih dalam tahap konstruksi, KPB telah menyelenggarakan Pelatihan dan Pendidikan Security Gada Pratama bagi warga sekitar operasional perusahaan di Balikpapan dan Penajam Paser Utara (PPU).
Bekerja sama dengan Kepolisian Daerah Kalimantan Timur, pelatihan ini bertujuan membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan di bidang keamanan, melanjutkan kesuksesan pelatihan welder tahun sebelumnya. Sebanyak 50 peserta terpilih melalui proses seleksi mengikuti pelatihan yang berlangsung dalam dua batch pada November dan Desember 2023 di Ballroom Guest House Nur Azizah, Balikpapan.
Dukung Kompetensi dan Peluang Kerja
VP Legal & Relation PT KPB, Asep Sulaeman, menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk dukungan KPB terhadap peningkatan kapasitas pencari kerja di wilayah sekitar.
“Pelatihan ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap masyarakat, khususnya pencari kerja di Balikpapan dan PPU. Kami berharap program ini tidak hanya memberikan tambahan pengetahuan, tetapi juga menjadi bekal penting bagi peserta untuk bersaing di dunia kerja,” jelas Asep.
Ia juga mengingatkan peserta untuk memanfaatkan peluang ini sebaik mungkin. “Kedepannya, semoga kegiatan menjadi keberlanjutan. Jadi untuk para peserta gunakan kesempatan ini untuk melatih diri dan tunjukkan bahwa kalian memiliki kompetensi,” tambahnya.
Apresiasi dari Pihak Kepolisian
Direktur Binmas Polda Kaltim, yang diwakili AKBP Ruskan, S.H., M.H., turut memberikan sambutan dalam acara pembukaan. Ia mengapresiasi inisiatif KPB yang selalu melibatkan warga sekitar dalam program-program sosialnya.
“Kami ucapkan terima kasih kepada PT KPB atas perhatian yang diberikan kepada warga Balikpapan dan PPU, khususnya di sekitar proyek. Harapannya, para peserta dapat bertanggung jawab dengan tugas mereka nantinya serta patuh terhadap peraturan yang berlaku di perusahaan tempat bekerja nantinya,” ungkap AKBP Ruskan.
Sejalan dengan Komitmen Perusahaan
Direktur Utama PT KPB, Bambang Harimurti, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mendorong kemandirian masyarakat.
Setelah mengadakan program KPB Mengajar dan Pelatihan Welder, KPB melanjutkannya dengan Pelatihan Gada Pratama. Harapannya masyarakat dapat meningkatkan kesejahteraannya melalui program ini.
“Jadi, peserta pelatihan harus bisa menunjukkan kompetensinya agar menjadi modal untuk mencari pekerjaan,” ujar Bambang.
Peserta Rasakan Manfaat Langsung
Agus, peserta dari Kelurahan Baru Tengah, menyampaikan rasa syukur atas kesempatan ini. Dirinya berharap setelah mengikuti pelatihan ini, bisa lebih mudah mendapatkan pekerjaan.
“Pelatihan ini sangat membantu masyarakat yang memiliki keterbatasan ekonomi. Terima kasih untuk PT KPB,” ujarnya.
Peningkatan Daya Saing Melalui Sertifikasi
Sebagai bentuk apresiasi, 25 peserta dengan nilai tertinggi akan mendapatkan kesempatan mengikuti uji kompetensi dan menerima sertifikat dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Sertifikat ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing mereka di pasar kerja.
Melalui pelatihan ini, PT KPB menunjukkan bahwa meski masih dalam tahap konstruksi, perusahaan tetap berkomitmen pada pemberdayaan masyarakat, membuka peluang kesejahteraan, dan mendukung kemandirian warga di sekitar wilayah proyek RDMP Balikpapan dan Lawe-Lawe.













