Optimistis Kuasai Pasar Umroh, Duta Mulia Travel Mulai Bangun Kekuatan di Kaltim

MARITIMPOST.Com, BalikpapanDuta Mulia Travel terus memperluas jaringan pelayanan perjalanan ibadah umroh dan haji di Indonesia. Setelah berkembang di berbagai daerah, perusahaan yang berpusat di Jakarta Timur itu kini mulai serius menggarap pasar jamaah di Kalimantan Timur dengan menjadikan Balikpapan sebagai pusat koordinasi regional.

Langkah tersebut ditandai melalui kegiatan silaturahim jajaran manajemen pusat Duta Mulia Travel bersama perwakilan daerah Kalimantan Timur yang digelar di Hotel Zurich Balikpapan, Kamis (14/5/2026).

Direktur Utama Duta Mulia Travel, H. Ivan Septiadi, mengatakan kunjungan pihaknya ke Balikpapan bukan sekadar agenda pertemuan biasa, melainkan bagian dari persiapan pembentukan jaringan pelayanan dan komunitas Duta Mulia di Kalimantan Timur.

“Yang pertama bersilaturahim, yang kedua kita memang sudah mau memulai untuk pembukaan cabang di Kalimantan Timur ini,” ujar Ivan Septiadi.

Menurut Ivan, Duta Mulia Travel telah menyiapkan kantor perwakilan di Balikpapan sebagai langkah awal memperkuat pelayanan jamaah umroh dan haji khsusus di wilayah Kalimantan Timur. Selain Balikpapan, jaringan perwakilan juga akan mencakup Samarinda, Penajam, Tenggarong, hingga Berau.

Seluruh wilayah tersebut nantinya akan berada dalam satu sistem koordinasi yang dipusatkan di Balikpapan. Bahkan, pihak pusat telah menyerahkan surat penunjukan kepada sejumlah perwakilan daerah sebagai bentuk legalitas awal operasional.

“Jadi kita akan bikin komunitas Duta Mulia di Kalimantan Timur ini, yang berpusat nanti di Balikpapan. Jadi kantor kita sudah siap di Balikpapan, nanti kita bikin semacam grup, dari beberapa tempat sudah kita kasihkan surat penunjukan dari pusat sebagai perwakilan Duta Mulia di Kalimantan Timur,” katanya.

Ivan menjelaskan, Balikpapan dipilih sebagai pusat koordinasi karena memiliki akses transportasi udara yang strategis. Jamaah dari berbagai daerah di Kalimantan Timur nantinya akan dikumpulkan terlebih dahulu di Balikpapan sebelum diberangkatkan menuju Tanah Suci.

Menurutnya, pola keberangkatan akan disesuaikan dengan rute penerbangan yang tersedia, baik melalui maskapai internasional maupun transit di kota besar seperti Jakarta dan Surabaya.

“Perjalanan umroh nantinya akan melalui kota Balikpapan dan bandara di Balikpapan. Jadi jamaah dari Samarinda, Penajam, Tenggarong, atau daerah lainnya akan berkumpul di Balikpapan sebelum berangkat. Bisa menggunakan penerbangan Brunei, Air Asia, atau transit terlebih dahulu di Jakarta maupun Surabaya,” jelasnya.

Ivan menuturkan, keberadaan Duta Mulia Travel di Balikpapan saat ini masih berstatus perwakilan dan belum menjadi cabang penuh. Meski demikian, pihaknya membuka peluang peningkatan status setelah seluruh persyaratan administrasi dan legalitas terpenuhi.

Ia menyebut sistem pengembangan jaringan di Duta Mulia Travel terdiri atas kategori agen, perwakilan, dan cabang. Saat ini, perwakilan Balikpapan disebut masuk dalam jajaran sekitar perwakilan ke-50 secara nasional.

“Kalau ini masih belum cabang besar. Mungkin perwakilan yang sekitar kelima puluhan lah. Nah nanti kita tinjau, karena kalau untuk cabang nanti kita akan bikin semacam akte notaris, akte penunjukan. Nah nanti dari akte penunjukan itu kita bikin cabang,” ungkap Ivan.

Ia menambahkan, apabila status cabang penuh telah terbentuk, maka seluruh aktivitas dan pengelolaan keberangkatan jamaah umroh dari wilayah Kalimantan Timur akan ditangani langsung oleh cabang Balikpapan.

Dalam struktur koordinasi wilayah tersebut, Balikpapan nantinya akan dipimpin oleh seorang koordinator cabang bernama H. Yudi Nugroho yang ditunjuk untuk mengoordinasikan aktivitas pelayanan jamaah di berbagai daerah Kalimantan Timur.

Di tengah tingginya persaingan bisnis travel umroh di Balikpapan dan Kalimantan Timur, Ivan mengaku optimistis Duta Mulia Travel mampu bersaing dan mendapatkan kepercayaan masyarakat.

Ia menilai pasar jamaah umroh di Kalimantan Timur cukup besar dan potensial untuk dikembangkan. Dengan pengalaman selama 16 tahun di industri perjalanan ibadah, Duta Mulia Travel yakin mampu menghadirkan pelayanan yang kompetitif dari sisi harga maupun kualitas layanan.

“Dengan bekal pengalaman kita selama 16 tahun, kita sangat optimis. Saya juga sudah pelajari kriteria travel-travel yang ada di Kalimantan Timur ini. Insya Allah kita akan memberikan baik dari segi harga, dari segi pelayanan, yang terbaik bagi jamaah yang akan berangkat umroh,” tegasnya.

Ivan juga berharap kehadiran Duta Mulia Travel dapat memberikan kontribusi positif terhadap pelayanan ibadah umroh masyarakat Muslim di Kalimantan Timur.

Menurutnya, semakin banyak pilihan travel yang profesional dan amanah, maka masyarakat akan lebih mudah mendapatkan layanan terbaik sesuai kebutuhan mereka.

“Harapan saya semoga rekan-rekan perwakilan dan cabang di wilayah Kalimantan Timur ini bisa memberikan kontribusi, memberikan pelayanan, membantu keberangkatan jamaah umroh dari kaum muslimin di Kalimantan Timur dengan amanah dan pelayanan yang terbaik,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Ivan turut menjelaskan konsep layanan “5 Pasti Umroh” yang menjadi salah satu keunggulan Duta Mulia Travel. Konsep itu meliputi kepastian jadwal keberangkatan, tiket penerbangan, visa, hotel, dan program perjalanan.

Menurut Ivan, seluruh jadwal keberangkatan hingga akhir tahun 2026 telah dipastikan melalui sistem blok seat penerbangan sehingga jamaah memperoleh kepastian jadwal sejak awal pendaftaran.

Selain itu, Duta Mulia Travel juga disebut telah memiliki akses langsung sebagai provider visa di Arab Saudi sehingga proses administrasi keberangkatan jamaah dapat dipastikan lebih terjamin.

“Keberangkatannya tanggalnya sudah pasti, berarti jadwalnya juga sudah pasti. Kita juga sudah sebagai provider visa di Saudi, berarti visanya juga pasti. Sebelum berangkat di brosur dan flyer kita sudah sebut nama hotelnya, hotel A, hotel B, itu artinya sudah pasti juga,” jelas Ivan.

Ia mengatakan kepastian tersebut penting agar jamaah merasa tenang dan tidak khawatir terhadap proses keberangkatan maupun fasilitas yang akan diterima selama menjalankan ibadah umroh.

“Sehingga jamaah jadi tenang, tidak was-was kapan berangkat, bagaimana visanya, bagaimana tiketnya. Itu semua sudah kita sebutkan di dalam flyer dan brosur dan insya Alloh sudah kita laksanakan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Template Broadcast Berita

🔵 Berita Terbaru MaritimPost.comBaca selengkapnya:
Follow by Email
Instagram