MARITIMPOST.Com, Balikpapan – Anak-anak usia dini diajak belajar langsung di alam terbuka melalui kegiatan edukasi lingkungan yang digelar PT Pertamina Patra Niaga AFT Sepinggan di Hutan Kota Sepinggan, Balikpapan, Selasa (30/9/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) Hutan Kota Sepinggan.
Peserta didik dari SPS Al Quran Al Mukhlis dan SPS Al Quran Ibnatu Zakariya terlibat dalam kegiatan tersebut. Mereka diperkenalkan dengan berbagai jenis pohon, diajak memahami manfaat hutan, hingga menanam bibit pohon secara langsung.
“Pendidikan lingkungan sejak dini merupakan langkah strategis untuk membentuk pola pikir dan perilaku peduli alam di masa depan. Terlebih lagi, Balikpapan sebagai kota industri yang berkembang pesat membutuhkan ruang hijau sebagai penyeimbang kualitas udara dan kehidupan masyarakat,” ujar Edi Mangun, Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Kalimantan.
Edi menambahkan bahwa tantangan lingkungan semakin nyata, mulai dari pemanasan global, perubahan iklim, hingga penurunan kualitas udara.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin anak-anak memahami bahwa meskipun Hutan Kota Sepinggan tidak begitu luas, keberadaannya memiliki peran penting dalam menyerap polusi, menurunkan suhu udara, menjaga keanekaragaman hayati, serta menjadi ruang edukasi dan rekreasi masyarakat,” jelasnya.
Kegiatan ini juga mendapat apresiasi dari pihak sekolah. Kepala SPS Al Quran Al Mukhlis, Selvi, menilai pengalaman belajar di hutan kota memberi dampak positif bagi anak-anak.
“Anak-anak sangat antusias belajar langsung di alam terbuka. Mereka jadi mengenal manfaat pohon, belajar cara menanam, dan memahami pentingnya menjaga kelestarian hutan. Ini pengalaman yang membekas dan membangun kecintaan terhadap lingkungan sejak dini,” ujarnya.
Melalui kegiatan sederhana seperti mengenal pohon, memahami manfaat oksigen, dan praktik menanam, Pertamina berharap dapat menumbuhkan agen-agen perubahan di masa depan.
“Anak-anak adalah generasi penerus. Jika sejak kecil mereka sudah memahami pentingnya pohon dan hutan, maka mereka akan tumbuh menjadi agen perubahan dalam menjaga bumi di masa depan,” tutup Edi Mangun.
Program ini menjadi bagian dari komitmen Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs), khususnya peningkatan kualitas pendidikan (SDG 4), aksi terhadap perubahan iklim (SDG 13), dan pelestarian ekosistem daratan (SDG 15).













