MARITIMPOST.Com, Balikpapan – Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah XVII Kalimantan Timur terus menggencarkan upaya peningkatan keselamatan angkutan barang melalui edukasi langsung kepada pengemudi truk dan pemilik kendaraan angkutan.
Dalam kegiatan sosialisasi bertajuk Kendaraan Angkutan Barang yang Berkeselamatan serta Sistem dan Tata Cara Pengereman pada Kendaraan Berukuran Besar, yang digelar di Terminal Penumpang Pelabuhan Semayang, Balikpapan, BPTD memberikan pemahaman teknis mengenai sistem pengereman kendaraan besar.
Kepala BPTD Kaltim, Renhard Ronald, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah pemerintah dalam memperluas pemahaman pengemudi terhadap pentingnya keselamatan dalam pengoperasian kendaraan angkutan. Ia menyoroti masih adanya pengemudi yang belum memahami perbedaan teknik pengereman di berbagai kondisi jalan, yang berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas.
“Kendaraan yang berkeselamatan ini kan banyak terkait persyaratan teknis kendaraannya yang terkait dengan kelaikan jalan, terkait dimensi dan berat muatannya,” kata Renhard.
Menurut Renhard, kendaraan berukuran besar memiliki sistem pengereman yang bervariasi, mulai dari sistem minyak rem, kombinasi minyak dan angin, hingga sistem penuh angin. Pemahaman terhadap cara kerja dan teknik pengereman yang tepat dinilai penting, terutama pada kondisi jalan menanjak atau menurun.
Kegiatan ini juga menghadirkan Ahmad Wildan, Investigator Senior Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), yang memaparkan pentingnya pemeriksaan sistem rem sebelum kendaraan beroperasi. Pemeriksaan sederhana yang dilakukan secara rutin dapat mencegah gangguan fungsi rem dan mengurangi risiko kecelakaan di jalan.
BPTD Kaltim menegaskan bahwa disiplin keselamatan dan pemeriksaan rutin kendaraan merupakan bagian penting dari upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas.
“Kita melakukan pemeriksaan, menurut pak Wildan cuma 5 menit sebelum berangkat,” jelasnya.
Edukasi ini diharapkan dapat mendorong pengemudi menerapkan pengetahuan teknis yang diperoleh dalam kegiatan sehari-hari untuk menjaga keselamatan diri, pengguna jalan lain, serta keluarga.
Program sosialisasi ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan edukasi keselamatan transportasi yang akan terus digelar BPTD Kaltim di berbagai wilayah Kalimantan Timur.













