SMKN 1 Balikpapan Terima 744 Siswa Baru, TKRO Jadi Jurusan Favorit

MARITIMPOST.Com, Balikpapan – Penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun 2024 di SMK Negeri 1 Balikpapan berlangsung lancar dan mengikuti petunjuk teknis yang ditetapkan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I Kalimantan Timur.

Sekolah tersebut mengalokasikan kuota 744 siswa baru yang tersebar di 13 jurusan keahlian.

Ketua SPMB SMKN 1 Balikpapan, Yusvanto, mengatakan bahwa sistem seleksi tahun ini tidak jauh berbeda dengan tahun

“Alhamdulillah berjalan lancar. Sama seperti tahun lalu, kami bekerja sesuai juknis dari Cabang Dinas,” ujarnya.

Adapun 13 jurusan yang dibuka antara lain: Desain Permodelan dan Informasi Bangunan (DPIB), Bisnis Konstruksi dan Properti, Teknik Audio Video, Teknik Elektronika Industri, Teknik Permesinan, Teknik Pengelasan, Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO), Teknik Instalasi Tenaga Listrik, Teknik Otomasi Industri, Geologi Pertambangan, Teknik Geomatika, Rekayasa Perangkat Lunak (RPL), dan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ).

Dari semua program keahlian, Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO) menjadi yang paling diminati. “TKRO ini sudah ada sejak awal sekolah berdiri. Dulu namanya Mekanik Otomotif (MO). Jurusan ini jadi favorit karena penyerapannya di industri sangat cepat,” jelas Yusvanto.

Beberapa perusahaan bahkan telah menjalin kerja sama (MoU) dengan SMKN 1 Balikpapan melalui program Praktek Kerja Lapangan (PKL) dan rekrutmen tenaga kerja.

“Banyak siswa kami diterima langsung di perusahaan tempat PKL, terutama jika punya performa dan sikap yang baik,” tambahnya.

Pendaftaran PPDB tahun ini dibagi dalam dua tahap, yakni jalur prestasi dan jalur reguler. Kuota khusus juga disediakan bagi siswa yang berdomisili di sekitar sekolah. Untuk jalur prestasi, SMKN 1 Balikpapan menerima siswa berdasarkan beberapa kategori: prestasi akademik (62 siswa), non-akademik (62), tahfiz (41), dan keagamaan non-Islam (21).

Sistem pendaftaran dilaksanakan secara daring dan dinilai berjalan tanpa hambatan berarti. “Tahun ini sudah jauh lebih baik. Tidak ada kendala server seperti tahun 2020 dan 2021,” kata Yusvanto.

Nilai tertinggi pada jalur reguler tercatat 479, sedangkan yang terendah 444. Siswa dari luar daerah, termasuk Penajam dan luar Kalimantan Timur, juga dapat diterima melalui jalur perpindahan orang tua dan harus melalui proses pra-pendaftaran karena nilai mereka tidak otomatis terdata di sistem.

Yusvanto mengungkapkan bahwa proses pembagian kelas akan dilakukan setelah Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) selesai.

Penulis: AdminEditor: MaritimPost.Com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Template Broadcast Berita

🔵 Berita Terbaru MaritimPost.comBaca selengkapnya:
Follow by Email
Instagram