MARITIMPOST.Com, Jakarta – PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) meluncurkan GLOBE of PDSI (Global Language Operations for Business in Energy) sebagai program pembelajaran bahasa asing berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) guna meningkatkan kompetensi pekerja dalam mendukung ekspansi bisnis di pasar energi global.
Program yang diinisiasi Human Capital dan diluncurkan pada 26 Juni 2026 tersebut memanfaatkan teknologi AI sebagai inti proses pembelajaran. Melalui platform digital, para Perwira Pertamina Drilling dapat berlatih secara interaktif, memperoleh evaluasi kemampuan secara real time, serta mengakses materi yang disesuaikan dengan kebutuhan pekerjaan di industri pengeboran dan energi.
Direktur Utama Pertamina Drilling, Avep Disasmita, mengatakan penguasaan bahasa asing menjadi kebutuhan strategis seiring meningkatnya aktivitas perusahaan di pasar internasional. Menurutnya, pemanfaatan AI melalui GLOBE menjadi terobosan dalam mempercepat peningkatan kompetensi sumber daya manusia.
“GLOBE merupakan langkah strategis untuk membangun SDM yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga memiliki fondasi komunikasi global yang kuat. Dengan dukungan teknologi AI, proses pembelajaran menjadi lebih adaptif, efektif, dan relevan dengan kebutuhan bisnis internasional,” ujar Avep.
GLOBE dirancang dengan lima fokus utama yang tercermin dalam akronim namanya, yaitu Global untuk mempersiapkan pekerja menghadapi penugasan internasional dan kemitraan global, Language yang menitikberatkan pada penguasaan bahasa melalui teknologi AI, Operations yang berorientasi pada kebutuhan operasional pengeboran, well services, dan HSSE, Business untuk memperkuat kemampuan komunikasi bisnis, serta Energy yang membekali pekerja dengan penguasaan bahasa spesifik di sektor minyak, gas, dan energi.
Melalui interaksi berkelanjutan dengan AI, peserta dapat memantau perkembangan kemampuan bahasa secara bertahap. Pendekatan ini juga diharapkan mampu meminimalkan potensi kesalahan komunikasi dalam operasional serta meningkatkan efektivitas kolaborasi dengan mitra internasional.
Vice President Human Capital Pertamina Drilling, Abimanyu Suryadi, mengatakan penerapan AI dalam GLOBE merupakan bagian dari transformasi pengembangan talenta perusahaan menuju sistem pembelajaran digital yang lebih modern dan personal.
“GLOBE bukan sekadar program belajar bahasa, tetapi sebuah ekosistem pembelajaran berbasis AI yang mampu menyesuaikan materi dengan kebutuhan setiap peserta. Kami ingin Perwira Pertamina Drilling lebih percaya diri berkomunikasi di lingkungan internasional sekaligus semakin akrab memanfaatkan teknologi AI sebagai bagian dari peningkatan kompetensi dan produktivitas kerja,” kata Abimanyu.
Selain mengedepankan inovasi digital, GLOBE juga mengusung identitas visual yang merepresentasikan arah transformasi perusahaan. Filosofi tersebut menempatkan Indonesia sebagai fondasi identitas lokal yang siap berkontribusi di tingkat global, The Sphere sebagai simbol semangat menembus batas, warna biru yang melambangkan profesionalisme dan kepercayaan, serta warna hijau yang mencerminkan komitmen terhadap pertumbuhan berkelanjutan melalui konsep Green Drilling.
Melalui program ini, Pertamina Drilling menegaskan komitmennya memanfaatkan teknologi AI dalam pengembangan sumber daya manusia guna mencetak talenta yang adaptif, berdaya saing global, dan siap mendukung visi perusahaan sebagai penyedia layanan pengeboran kelas dunia.













