MARITIMPOST.Com, Balikpapan – Bea Cukai Balikpapan bersama Pemerintah Kota Balikpapan kembali menggelar Balikpapan Customs Award 2025, ajang tahunan yang memberikan apresiasi kepada perusahaan dan pelaku UMKM atas kontribusi mereka dalam kepatuhan kepabeanan, peningkatan ekspor, serta penguatan penerimaan negara. Acara penganugerahan yang berlangsung di Aula Pemerintah Kota Balikpapan ini mengusung tema “Harmoni Kolaborasi”.
Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah pejabat daerah, di antaranya Asisten I Tata Pemerintahan Zulkifli yang mewakili Wali Kota Balikpapan, Kepala Kanwil DJBC Kalbagtim, Kepala Dinas Perdagangan Kota Balikpapan, serta Koordinator Export Center Balikpapan.
Dalam sambutannya, Zulkifli menegaskan pentingnya sinergi antarinstansi dalam membangun iklim usaha yang kondusif.
“Pemberian penghargaan kepada para mitra Bea Cukai merupakan bentuk apresiasi, sekaligus dorongan agar pelaku usaha senantiasa patuh pada regulasi kepabeanan. Ini sangat penting untuk menciptakan iklim usaha yang sehat, tertib, dan berintegritas. Saya menyampaikan selamat dan terima kasih kepada seluruh penerima penghargaan malam ini,” ujarnya.
Zulkifli juga menyoroti posisi strategis Balikpapan yang kini memasuki fase transformasi sebagai gerbang menuju Ibu Kota Nusantara (IKN). Perubahan tersebut, katanya, menuntut kesiapan sektor logistik, sistem kepabeanan, dan layanan publik.
“Dalam konteks ini, kolaborasi antara pemerintah kota, Bea Cukai, dan pelaku usaha menjadi semakin penting,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala KPPBC TMP B Balikpapan RM Agus Ekawidjaja mengungkapkan bahwa Balikpapan Customs Award tahun ini memasuki penyelenggaraan ke-13.
Ia menekankan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk komitmen Bea Cukai dalam memberikan penghargaan kepada pengguna jasa yang berperan dalam mendukung penerimaan negara dan memperkuat devisa melalui ekspor.
“Tahun ini terasa istimewa karena untuk pertama kalinya Customs Award diselenggarakan melalui kolaborasi langsung dengan Pemerintah Kota Balikpapan, termasuk dengan menambahkan kategori penghargaan khusus bagi UMKM berpeluang ekspor,” jelasnya.
Agus turut menyampaikan capaian penerimaan KPPBC TMP B Balikpapan hingga 30 November 2025 yang mencapai Rp2,2 triliun atau 143,10 persen dari target Rp1,42 triliun. Menurutnya, hasil tersebut merupakan buah sinergi Bea Cukai dengan seluruh pelaku usaha.
Pada ajang tahun ini, delapan kategori penghargaan diberikan kepada para pelaku usaha terbaik, yakni:
- PT Bungas Food Nusantara – UMKM Eksportir Pemula Terbaik
- PT Kutai Refinery Nusantara – Eksportir Terbaik
- PT Pertamina Patra Niaga – Importir Terbaik
- PT Birotika Semesta – Tempat Penimbunan Sementara (TPS) Terbaik
- PT Pertamina Trans Kontinental – Operator Sarana Angkut Laut Terbaik
- PT Birotika Semesta – Pengusaha Pengurusan Jasa Kepabeanan (PPJK) Terbaik
- PT Angkasa Pura Logistik – Operator Sarana Angkut Udara Terbaik
- PT Cipta Krida Bahari – Tempat Penimbunan Berikat (TPB) Terbaik
Dengan penyelenggaraan yang semakin melibatkan berbagai pemangku kepentingan, Balikpapan Customs Award 2025 diharapkan terus menjadi wadah penguatan kolaborasi dan peningkatan kualitas ekosistem perdagangan di Kota Balikpapan.













