MARITIMPOST.Com, Balikpapan – Dalam rangka mendukung pengembangan dan ekspor produk UMKM, Bea Cukai Balikpapan bersinergi dengan sejumlah instansi dalam kegiatan bertajuk Asistensi Peluang Produk UMKM. Kegiatan ini digelar di Aula Dinas Perdagangan Kota Balikpapan.
Sejumlah instansi turut terlibat dalam kegiatan tersebut, antara lain Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, Menengah dan Perindustrian; Loka Pengawasan Obat dan Makanan Balikpapan; serta Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Kalimantan Timur.
Salah satu peserta UMKM yang hadir adalah Kelompok Poklahsar Berkah Bahari. Kelompok ini mengembangkan berbagai produk olahan hasil laut seperti abon ikan dan kerupuk udang. Mereka mengungkapkan adanya rencana pemesanan sebanyak 1.000 pcs produk dari Brunei Darussalam.
“Diharapkan dari forum asistensi ini dapat memberikan masukan prosedur untuk memperlancar rencana ekspor tersebut,” jelas perwakilan Poklahsar Berkah Bahari.
Kepala Seksi Pelayanan Kepabeanan dan Cukai V Bea Cukai Balikpapan, Arseto Triyowingsatyo, menyampaikan bahwa pihaknya memiliki program Klinik Ekspor untuk mendampingi UMKM dalam memahami prosedur ekspor.
Sementara itu, Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi, Sagita Tirta Gunawan, menjelaskan adanya layanan inovatif berupa foto produk dan penyusunan profil UMKM secara gratis.
“Diharapkan dengan adanya Klinik Ekspor dan Layanan Foto Produk – Penyusunan Profil secara gratis, dapat memberikan peningkatan dari sisi value UMKM dan kemudahan untuk pemasaran secara ekspor,” jelas Sagita Tirta Gunawan.
Acara juga diisi dengan presentasi dari pelaku usaha kreatif Fixti Tiar Hermawan, pengrajin miniatur helm dan figur pembalap MotoGP. Produk buatan Tiar telah diekspor ke 23 negara melalui Kantor Pos Indonesia.
“Produk miniatur helm dan figur pembalap MotoGP tidak banyak kompetitornya, sehingga Fixti Tiar Hermawan dapat memproduksi secara massif dan dapat melakukan ekspor secara besar,” jelasnya.
Menanggapi hal tersebut, Sagita Tirta Gunawan menyatakan kesiapan Bea Cukai Balikpapan untuk terus mendampingi para pelaku UMKM yang ingin naik kelas dan menembus pasar ekspor.
“Bea Cukai Balikpapan siap untuk asistensi prosedur ekspornya jika memang ke depan ingin naik kelas menjadi UMKM,” pungkasnya.













