MARITIMPOST.Com, Balikpapan – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Balikpapan sukses menggelar Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) 2025. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, dari 28 hingga 30 Juli, di Hotel Horison Ultima Bandara Balikpapan dengan mengusung tema “Penerapan Teknologi dan Digitalisasi Sebagai Instrumen Transportasi Berkelanjutan.”
Sebanyak 20 pelajar SMA dan SMK se-Kota Balikpapan ambil bagian dalam ajang ini. Mereka dilibatkan sebagai agen perubahan guna membentuk budaya tertib lalu lintas sejak usia dini. Program ini bertujuan menumbuhkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya keselamatan di jalan raya.
Penutupan kegiatan dilakukan oleh Kepala Dinas Perhubungan Kota Balikpapan, Muhammad Fadli Pathurrahman, yang diwakili oleh Kepala Bidang Angkutan Dishub Balikpapan, Suparli. Ia menegaskan pentingnya peran pelajar dalam mengampanyekan keselamatan lalu lintas.
“Generasi muda berperan aktif dalam menyampaikan informasi tentang keselamatan dan meningkatkan bahwa keselamatan adalah tanggung jawab bersama dan berkelanjutan dan melibatkan semua pihak,” ungkap Suparli.
Ia juga mengimbau agar para pelajar terus mengembangkan pemahaman seputar rambu lalu lintas dan penggunaan transportasi umum, serta menyebarkan nilai-nilai keselamatan kepada lingkungan sekitar.
Sementara itu, Kepala Seksi Pengendalian dan Operasional Dishub Balikpapan, M. Islamiawan, menyampaikan apresiasinya kepada tiga peserta terbaik yang akan mewakili Balikpapan di tingkat Provinsi Kalimantan Timur.
“Apabila kembali menang di tingkat Provinsi maka akan menuju ke tingkat nasional, mohon doanya. Semoga kegiatan pelajar pelopor ini semakin mengutamakan dan meningkatkan budaya keselamatan lalulintas,” jelasnya.
Islamiawan juga berharap para peserta dapat menjadi motor penggerak di sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam menyebarkan semangat keselamatan berlalu lintas.
“Mohon doanya agar Balikpapan bisa meraih juara di tingkat nasional,” kata Islamiawan.
Tiga pelajar yang terpilih sebagai juara adalah Jofannie Aurelia Sinaga dari SMA 2 Balikpapan (juara pertama), Maureen Berliani Saragih dari SMA 4 Balikpapan (juara kedua), dan Shakila Arfa Naira dari SMA 1 Balikpapan (juara ketiga).
Selama kegiatan, peserta mendapat pembekalan materi dari berbagai narasumber profesional. Hendra Ayi Sonica dari BPTD XVII Kalimantan Timur menyampaikan materi tentang keselamatan transportasi, sementara Hendy Siswoyo dari Satlantas Polresta Balikpapan membahas tata tertib berlalu lintas. Dr. Rita Permatasari dari RS Tentara Balikpapan memaparkan teknik pertolongan pertama pada kecelakaan.
Selain itu, Alfin Agung Nugroho dari BNN Kota Balikpapan mengedukasi peserta mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba. Nurul Mahmudah Umar dari DP3AKB Kota Balikpapan memberikan pemahaman terkait perlindungan anak dan perempuan, sementara Anis Rohana dari institusi pendidikan menjelaskan materi psikologi remaja.
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya melahirkan pelajar pelopor, tetapi juga membentuk komunitas muda yang sadar hukum dan peduli keselamatan di jalan raya.













