KPI Balikpapan Perkuat Konservasi Sungai Wain Lewat Penanaman 150 Bibit Pohon

MARITIMPOST.Com, BalikpapanPT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Balikpapan memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) 2025 dengan menanam 150 bibit pohon di kawasan konservasi Sungai Wain. Aksi ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan memperkuat upaya pelestarian lingkungan sekaligus mendukung penghijauan nasional.

General Manager PT KPI Unit Balikpapan, Novie Handoyo Anto, menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan antara kegiatan industri dan keberlanjutan alam. Ia menyebut Sungai Wain memiliki peran ekologis signifikan bagi Balikpapan maupun operasional kilang.

“Kawasan Sungai Wain adalah aset ekologis yang penting, bukan hanya bagi Balikpapan tetapi juga bagi keberlanjutan operasi RU V. Melalui HMPI 2025, kami memperkuat komitmen perusahaan untuk menjaga keseimbangan alam dan memastikan bahwa setiap langkah operasional selalu berdampingan dengan konservasi lingkungan. Menanam pohon hari ini berarti menjaga masa depan generasi yang akan datang,” ujar Anto.

Kegiatan ini dihadiri jajaran manajemen PT KPI Unit Balikpapan, Section Head, serta pekerja Pertamina. Turut hadir pula pemangku kepentingan daerah, di antaranya Dinas Lingkungan Hidup Kota Balikpapan, UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung Balikpapan, Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Kalimantan, pemerintah kecamatan dan kelurahan, Babinsa, serta perwakilan masyarakat.

Manager HSSE PT KPI Unit Balikpapan, Binsar Butar Butar, menyampaikan bahwa kegiatan HMPI bukan sekadar agenda seremonial. Ia menuturkan bahwa pelaksanaan penanaman dilakukan melalui proses pemetaan lokasi dan perencanaan yang matang.

“Program ini bukan sekadar seremoni, tetapi bagian dari strategi keberlanjutan RU V. Penanaman 150 bibit hari ini dilakukan dengan pemetaan lokasi yang tepat agar dapat menunjang ekosistem hutan Sungai Wain. Kami memastikan aspek keselamatan, tata kelola lingkungan, serta edukasi menjadi satu rangkaian yang terintegrasi,” ujar Binsar.

Dengan tema “Santara: Harmoni Alam di Sungai Wain”, HMPI 2025 dirancang sebagai kegiatan edukatif yang mengajak peserta memahami nilai ekologis kawasan hutan lindung tersebut. Sungai Wain dikenal sebagai habitat penting bagi flora dan fauna endemik Kalimantan.

Adapun 150 bibit yang ditanam terdiri dari Mahoni (70), Meranti (10), Kayu Putih (30), dan Ulin (40). Pemilihan jenis pohon disesuaikan dengan karakteristik ekologis Sungai Wain dan kontribusinya bagi keberlanjutan hutan hujan tropis.

Apresiasi juga disampaikan Dinas Lingkungan Hidup Kota Balikpapan. Kepala Bidang Tata Lingkungan dan Perlindungan SDA DLH Balikpapan, Arrizal Rahman, menilai pelibatan banyak pihak menjadi kunci keberhasilan konservasi kawasan.

“Sungai Wain adalah benteng terakhir hutan hujan dataran rendah di Balikpapan. Upaya yang dilakukan PT KPI RU V hari ini menunjukkan kolaborasi nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan. Pelibatan masyarakat, pekerja, dan berbagai stakeholder membuat kegiatan ini memiliki dampak jangka panjang yang berarti,” kata Arrizal.

Rangkaian kegiatan juga mencakup fun walk di area konservasi sebagai sarana edukasi mengenai pentingnya tutupan lahan, fungsi hutan sebagai penyimpan air, serta peran ekosistem dalam mitigasi perubahan iklim.

Melalui peringatan HMPI 2025, PT KPI Unit Balikpapan menegaskan kembali komitmen jangka panjang untuk menjaga keanekaragaman hayati, terutama di kawasan Sungai Wain yang selama ini menjadi lokasi implementasi berbagai program lingkungan perusahaan. Program ini menjadi bagian dari strategi keberlanjutan perusahaan yang terus diperkuat melalui kolaborasi multipihak dan integrasi aspek HSSE.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Template Broadcast Berita

🔵 Berita Terbaru MaritimPost.comBaca selengkapnya:
Follow by Email
Instagram