MARITIMPOST.Com, Merauke – PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) memastikan bahwa layanan kepelabuhanan di Terminal Peti Kemas (TPK) Merauke tetap berjalan normal, meskipun sempat terjadi insiden kericuhan di wilayah Pelabuhan Merauke pada Selasa malam, 9 April 2025. Aktivitas bongkar muat dan pelayanan terhadap pengguna jasa pelabuhan berlangsung tanpa hambatan berarti.
Pihak perusahaan menyatakan bahwa insiden yang terjadi di sekitar area pelabuhan tidak berdampak langsung terhadap fasilitas terminal maupun kegiatan operasional. Manajemen bersama aparat keamanan telah mengambil langkah cepat guna mengamankan area dan menjamin kelancaran operasional terminal.
“Layanan operasional terminal tetap berjalan normal seperti biasanya, semalam pelaksanaan debarkasi penumpang KM Tatamailau sejumlah 416 orang terkendali dengan baik,” ujar Terminal Head TPK Merauke, Muhammad Rasul Irmadani.
Sebagai operator pelabuhan, SPTP terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan pengamanan operasional. Hal ini mengingat pelabuhan merupakan salah satu objek vital nasional yang harus terlindungi dari potensi gangguan keamanan.
“Keamanan menjadi aspek yang sangat kami perhatikan agar para pengguna jasa merasa aman dan nyaman dalam melakukan aktivitas di lingkungan pelabuhan. Kami juga menghimbau kepada masyarakat untuk saling menjaga keamanan di Pelabuhan Merauke,” pungkas Muhammad Rasul Irmadani.
SPTP menegaskan komitmennya untuk terus memberikan layanan terbaik bagi para pengguna jasa serta menjaga kelancaran arus logistik nasional, khususnya di wilayah timur Indonesia. Keamanan pelabuhan dinilai sebagai aspek krusial, mengingat fungsinya sebagai pintu gerbang distribusi logistik dan perdagangan yang strategis dalam mendukung perekonomian nasional.
Oleh karena itu, potensi gangguan harus dicegah sedini mungkin melalui sinergi antara operator, aparat keamanan, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan.













