MARITIMPOST.Com, Balikpapan – Otoritas Bandar Udara (Otban) Wilayah VII Balikpapan memastikan pelaksanaan Posko Angkutan Lebaran 2026 berjalan aman, tertib, dan lancar. Kegiatan ini berlangsung selama 18 hari, mulai 13 hingga 30 Maret 2026, dengan pusat operasional di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan.
Selama periode tersebut, Otban Wilayah VII mencatat pergerakan transportasi udara yang cukup tinggi di tujuh bandara pantauan. Total pergerakan pesawat mencapai 3.925 penerbangan, dengan rincian 1.955 kedatangan dan 1.970 keberangkatan. Sementara itu, jumlah penumpang tercatat sebanyak 436.541 orang, terdiri dari 189.141 penumpang datang dan 247.400 penumpang berangkat.
Selain itu, angkutan kargo juga tercatat signifikan dengan total mencapai 2,87 juta kilogram. Puncak arus mudik terjadi pada 19 Maret 2026, sedangkan puncak arus balik berlangsung pada 27 Maret 2026.
Sebelum posko dibuka, Otban Wilayah VII telah melakukan berbagai persiapan, termasuk pengecekan fasilitas, infrastruktur, serta aspek keamanan penerbangan di seluruh wilayah kerjanya. Dari sisi keselamatan, sebanyak 360 pesawat telah menjalani pemeriksaan ramp inspection di empat bandara utama, yakni SAMS Sepinggan Balikpapan, APT Pranoto Samarinda, Tjilik Riwut Palangka Raya, dan Juwata Tarakan.
Di sektor layanan, kebijakan penurunan tarif angkutan udara selama periode Lebaran juga telah diterapkan oleh 12 maskapai niaga berjadwal yang beroperasi di wilayah ini. Selain itu, tercatat sebanyak 147 penerbangan tambahan (extra flight) untuk mengakomodasi lonjakan penumpang selama masa mudik dan arus balik.
Secara umum, dibandingkan periode yang sama pada 2025, terjadi penurunan pada sejumlah indikator. Pergerakan pesawat turun 8,01 persen, jumlah penumpang berkurang 7,33 persen, dan volume kargo menurun hingga 27,52 persen. Meski demikian, sejumlah bandara seperti Pangkalan Bun dan Sampit justru mencatat pertumbuhan signifikan.
Kepala Otoritas Bandar Udara Wilayah VII Balikpapan, Ferdinan Nurdin, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai rencana berkat kolaborasi lintas sektor.
“Pelaksanaan Posko Angkutan Lebaran Tahun 2026 di wilayah Otoritas Bandar Udara Wilayah VII telah berjalan sesuai dengan target dan rencana kerja,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa sinergi antara seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor utama dalam menjaga kelancaran operasional transportasi udara selama periode Lebaran.
“Sinergi yang solid antara seluruh stakeholder, khususnya dalam mendukung operasional di Bandar Udara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan, telah memastikan pergerakan transportasi udara berjalan dengan aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat,” tambahnya.
Dengan berakhirnya posko terpadu ini, operasional bandara kembali berjalan normal. Otban Wilayah VII memastikan evaluasi tetap dilakukan sebagai langkah peningkatan layanan pada periode angkutan berikutnya.













