MARITIMPOST.Com, Balikpapan – Pendekatan berbasis data menjadi strategi utama Pemerintah Kecamatan Balikpapan Utara dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial.
Camat Balikpapan Utara, Umar Adi, menekankan pentingnya pendataan intensif sebagai dasar kebijakan yang tepat sasaran.
Menurutnya, data bukan sekadar angka, tetapi menjadi fondasi dalam merancang program prioritas yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“Yang paling utama justru di Balikpapan Utara sedang melakukan pendataan yang intens, baik kondisi penduduk, jumlah penduduk, dan potensi wilayah,” ungkapnya, Jumat (24/4/2026).
Ia menjelaskan bahwa data tersebut akan digunakan untuk merancang program pengentasan kemiskinan secara lebih terarah.
Selain itu, persoalan anak tidak sekolah juga menjadi perhatian serius melalui program Zero ATS.
“Ketika kami punya data akurat tentang anak yang tidak sekolah atau putus sekolah, tentunya itu menjadi program kami untuk Zero ATS,” tegas Umar.
Program ini juga didukung kerja sama dengan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) untuk menghadirkan pendidikan yang lebih fleksibel di tingkat RT dan kelurahan.
Pendataan juga mencakup aspek kesehatan, termasuk kepesertaan BPJS masyarakat.
“Ketika kami punya data tentang BPJS tentunya harapannya program BPJS itu bisa terlaksana dengan baik di masyarakat,” tambahnya.
Dengan pendekatan ini, pemerintah kecamatan berharap setiap kebijakan benar-benar menjawab kebutuhan riil warga.
Langkah berbasis data ini dinilai sebagai fondasi penting menuju pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di Balikpapan Utara.













