MARITIMPOST.Com, Samboja – Pengurus Provinsi Indonesia Woodball Association (IWbA) Kalimantan Timur (Kaltim) menggelar rapat persiapan pelaksanaan Kejuaraan Daerah (Kejurda) Junior dan Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026.
Pertemuan yang berlangsung di SMK Duta Bangsa Samboja pada Minggu, 21 September 2025, sekaligus dirangkai dengan latihan bersama para pengurus yang juga sebagian besar berstatus atlet.
Samboja dipilih sebagai lokasi karena dianggap strategis, berada di tengah jalur Samarinda, Kutai Kartanegara, dan Penajam Paser Utara. Bahkan perwakilan dari Bontang dan Kutai Timur turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Ketua Pengprov IWbA Kaltim, Hasbar, menyampaikan bahwa rapat menghasilkan sejumlah keputusan penting. Kejurda Junior ditetapkan berlangsung di Stadion Sempaja, Samarinda, pada 6-7 November 2025, dengan batas usia peserta maksimal kelahiran 1 Januari 2007.
Sementara Babak Kualifikasi Porprov akan digelar pada 8-9 November 2025. Sesuai regulasi KONI Kaltim, batas usia atlet untuk Porprov Paser 2026 maksimal 30 tahun.
“Pekan olahraga provinsi nanti di Paser dibatasi usianya maksimal 30 tahun. Sehingga kita juga otomatis harus mengikuti,” jelas Hasbar.
Selain itu, Pengprov IWbA Kaltim mendorong setiap pengurus cabang (pengcab) menggelar turnamen terbuka atau kejuaraan secara rutin tiap tahun. Dengan melibatkan sepuluh pengcab, peluang terselenggaranya sepuluh event kompetitif dalam setahun terbuka lebar, sehingga bisa mengasah kemampuan atlet junior maupun senior.
Hasbar menegaskan, pelaksanaan kegiatan tidak perlu memberatkan tuan rumah dalam hal anggaran. Turnamen dapat digelar secara sederhana, yang terpenting menjaga silaturahim sekaligus menyalurkan minat olahraga woodball di Kaltim.
“Hasil rapat kita mudah-mudahan nanti betul-betul kita bisa laksanakan sesuai
dengan kesepakatan,” harapnya.
Porprov 2026 di Kabupaten Paser disebut menjadi momentum penting bagi cabang olahraga woodball. IWbA Kaltim menargetkan pembinaan jangka panjang yang terukur agar mampu bersaing dan menyumbang prestasi bagi daerah.













