Setahun Dipimpin Ferdinan Nurdin, Otoritas Bandara Wilayah VII Raih WBBM dan Perkuat Konektivitas Kalimantan

MARITIMPOST.Com, Balikpapan Otoritas Bandar Udara Wilayah VII Balikpapan mencatat sejumlah capaian dalam satu tahun kepemimpinan Kepala Otoritas Bandar Udara Wilayah VII, Ferdinan Nurdin. Berbagai program penguatan tata kelola penerbangan, peningkatan konektivitas udara, hingga pengembangan inovasi kelembagaan menjadi fokus yang dijalankan sejak ia dilantik pada Mei 2025.

Ferdinan Nurdin, yang sebelumnya menjabat Kepala Badan Layanan Umum Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara Kelas I Kalimarau, menegaskan komitmennya membangun organisasi yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Selama satu tahun terakhir, Otoritas Bandar Udara Wilayah VII memperkuat fungsi pengaturan, pengendalian, dan pengawasan penyelenggaraan penerbangan di wilayah Kalimantan, sekaligus meningkatkan pembinaan terhadap Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) dan bandar udara khusus.

Salah satu capaian yang menonjol adalah dukungan terhadap peningkatan konektivitas udara melalui fasilitasi koordinasi dan promosi pembukaan sejumlah rute baru. Di antaranya rute AirAsia Surabaya–Balikpapan–Kalimarau, Surabaya–Balikpapan–Tarakan pulang pergi, serta rute Wings Air Balikpapan–Kalimarau–Maratua pulang pergi.

Menurut Ferdinan, penambahan rute tersebut diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas masyarakat, memperkuat konektivitas antardaerah, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di Kalimantan.

Di bidang pengawasan, Otoritas Bandar Udara Wilayah VII juga melakukan pembinaan terhadap sejumlah bandar udara khusus. Kunjungan kerja ke Bandar Udara Khusus PT Kaltim Prima Coal dilakukan untuk memastikan operasional bandar udara memenuhi standar keselamatan, keamanan, dan pelayanan penerbangan.

Sementara itu, di Bandar Udara Khusus Badak LNG Bontang, Otoritas Bandar Udara Wilayah VII mengawal rencana revitalisasi bandar udara, termasuk mendukung optimalisasi pemanfaatan aset melalui kerja sama dengan Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) Kementerian Keuangan.

Pembinaan serupa dilakukan di Bandar Udara Khusus PT Bayan Resources melalui pelaksanaan Annual Inspection serta pendampingan persiapan sertifikasi ATS Service sesuai regulasi yang berlaku.

Upaya penguatan tata kelola tersebut turut menghasilkan sejumlah penghargaan. Dalam periode satu tahun terakhir, Otoritas Bandar Udara Wilayah VII meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), sebagai bentuk pengakuan atas penerapan birokrasi yang bersih, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Selain itu, instansi tersebut juga meraih Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2025 dan menempati peringkat pertama Tim Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara.

Di luar tugas utama organisasi, Ferdinan juga mendorong optimalisasi aset negara melalui pengembangan unit usaha Koperasi Avia Sejahtera Balikpapan dengan konsep ASN Entrepreneur. Sejumlah unit usaha yang telah dikembangkan antara lain lapangan olahraga padel, Resome Coffee Shop, Foodcourt Taman OTBAN VII, KOBU 7 Mart, Nomad Garage Car Wash, serta layanan parkir inap. Ke depan, koperasi juga akan mengembangkan guest house dan layanan laundry sebagai bagian dari penguatan ekonomi kelembagaan.

Ferdinan mengatakan seluruh capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi seluruh jajaran Otoritas Bandar Udara Wilayah VII Balikpapan dalam membangun budaya kerja yang kompak, solid, dan berorientasi pada pelayanan.

“Dengan semangat kompak, solid, guyub, rukun, dan kekeluargaan, Otoritas Bandar Udara Wilayah VII Balikpapan akan terus melangkah mengawal transportasi udara Indonesia yang semakin maju, selamat, aman, berkelanjutan, serta memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” ujar Ferdinan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Template Broadcast Berita

🔵 Berita Terbaru MaritimPost.comBaca selengkapnya:
Follow by Email
Instagram