Penumpang Bandara SAMS Sepinggan Tembus 2,39 Juta pada Semester I 2026, Didorong Aktivitas IKN

MARITIMPOST.Com, Balikpapan Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan melayani 2.392.873 penumpang sepanjang Januari–Juni 2026. Pada periode yang sama, bandara juga mencatat 21.789 pergerakan pesawat dan volume kargo mencapai 23.846.937 kilogram.

Capaian tersebut menunjukkan pertumbuhan mobilitas melalui Bandara SAMS Sepinggan sebagai pintu gerbang utama Kalimantan Timur, seiring meningkatnya aktivitas perjalanan menuju wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

General Manager Bandara SAMS Sepinggan, R. Iwan Winaya Mahdar, mengatakan kinerja operasional selama Semester I 2026 mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi udara serta stabilitas pertumbuhan ekonomi di kawasan.

“Pencapaian kinerja operasional di Semester I tahun 2026 ini menunjukkan tren mobilitas masyarakat yang terus terjaga dengan baik, khususnya melalui konektivitas udara di Kalimantan Timur. Peningkatan arus penumpang dan barang ini tidak lepas dari posisi strategis Kota Balikpapan sebagai beranda utama Ibu Kota Nusantara yang memicu tingginya intensitas perjalanan dinas, bisnis, maupun wisata,” ujar Iwan.

Menurutnya, Angkasa Pura Indonesia terus meningkatkan kualitas pelayanan di tengah meningkatnya volume operasional. Optimalisasi fasilitas bandara, pelayanan terminal, serta kesiapan personel operasional dan keamanan menjadi fokus untuk menjaga kenyamanan pengguna jasa.

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh instansi komunitas bandara, maskapai penerbangan, ground handling, serta yang terpenting adalah masyarakat pengguna jasa yang telah mendukung terciptanya operasional penerbangan yang aman, selamat, dan nyaman di Bandara SAMS Sepinggan. Ke depan, kami optimis tren positif ini akan terus berlanjut hingga akhir tahun,” pungkas Iwan.

Selain meningkatkan pelayanan, Bandara SAMS Sepinggan juga terus melakukan pemeliharaan fasilitas secara berkala serta memperkuat penerapan program keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh operasional bandara berjalan sesuai standar regulasi penerbangan nasional maupun internasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Template Broadcast Berita

🔵 Berita Terbaru MaritimPost.comBaca selengkapnya:
Follow by Email
Instagram