Berita  

Pelindo Tambah Depo dan Crane Baru, Kapasitas Logistik Pelabuhan Panjang Diperkuat

MARITIMPOST.Com, PanjangPT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Panjang meresmikan depo petikemas baru sekaligus menyambut kedatangan Quay Container Crane (QCC) 004 di Terminal Petikemas Pelabuhan Panjang, Lampung, Selasa (19/5/2026).

Berdasarkan siaran resmi PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Panjang, langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat kapasitas layanan terminal petikemas dan mendukung kelancaran distribusi logistik di wilayah Sumatera Bagian Selatan.

Peresmian fasilitas baru itu turut dihadiri Kepala Kantor KSOP Kelas I Panjang Hot Marojahan Hutapea, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung Bambang Sumbogo, Manager Teknik Pelindo Regional 2 Panjang Lingga Agung Saputra, Direktur Utama Citra Prima Container Andri, serta Terminal Head Panjang IPC TPK Anang Subagyono.

Selain itu, kegiatan juga diikuti perwakilan Bea Cukai Panjang, Balai Karantina, Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan Panjang, dan para pengguna jasa terminal petikemas.

Dalam siaran resmi PT Pelabuhan Indonesia (Persero), Terminal Head Panjang IPC TPK, Anang Subagyono, mengatakan pembangunan depo kontainer dilakukan sebagai respons atas meningkatnya arus petikemas di Pelabuhan Panjang dalam beberapa waktu terakhir.

“Seiring dengan pertumbuhan volume arus peti kemas, kami membuat depo atau penitipan kontainer empty yang berada di area peti kemas, sehingga distribusi kontainer empty untuk mengangkut komoditas di Lampung bisa terakselerasi dengan baik,” ujar Anang Subagyono.

Menurut dia, penambahan fasilitas crane baru juga menjadi langkah strategis untuk meningkatkan produktivitas layanan bongkar muat di terminal petikemas.

Pelindo Regional 2 Panjang menilai peningkatan infrastruktur pelabuhan penting dilakukan guna mengantisipasi pertumbuhan aktivitas logistik dan perdagangan di Lampung dan kawasan Sumatera bagian selatan.

Direktur Utama Citra Prima Container, Andri, menyebut kerja sama pengelolaan depo petikemas tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap penguatan sistem logistik daerah.

Ia mengatakan integrasi layanan dan keamanan pengelolaan petikemas menjadi faktor penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi regional.

Sementara itu, Manager Teknik Pelindo Regional 2 Panjang, Lingga Agung Saputra, menjelaskan kedatangan QCC 004 membuat Terminal Petikemas Pelabuhan Panjang kini memiliki empat unit crane untuk menunjang operasional bongkar muat.

“Dengan hadirnya QCC 004, saat ini Terminal Petikemas Pelabuhan Panjang telah memiliki 4 unit QCC yang siap mendukung peningkatan kinerja operasional bongkar muat petikemas. Hal ini menjadi bagian dari penguatan infrastruktur pelabuhan sebagai wujud transformasi dan modernisasi fasilitas pelabuhan agar mampu memberikan pelayanan yang lebih cepat dan efisien,” jelas Lingga Agung Saputra.

Masih berdasarkan siaran resmi PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Panjang, Pemerintah Provinsi Lampung menyambut positif penambahan fasilitas tersebut karena dinilai sejalan dengan pengembangan sektor logistik di daerah.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung, Bambang Sumbogo, mengatakan keberadaan depo dan penambahan alat bongkar muat modern diharapkan mampu memperkuat posisi Lampung sebagai pintu gerbang logistik Sumatera Bagian Selatan.

“Mudah-mudahan hadirnya depo menjadi pendukung pertumbuhan industri, perdagangan dan ekspor sehingga Lampung semakin kuat menjadi gerbang logistik Sumatera Bagian Selatan. Selain itu, kami juga menyambut baik kedatangan QCC 004, yang sekaligus juga sebagai bentuk modernisasi fasilitas bongkar muat dan komitmen peningkatan kualitas pelayanan di terminal petikemas Pelabuhan Panjang, sehingga dampak memberikan dampak banyak untuk pertumbuhan ekonomi di Provinsi Lampung,” ujar Bambang Sumbogo.

Apresiasi juga disampaikan Kepala Kantor KSOP Kelas I Panjang, Hot Marojahan Hutapea. Ia mendukung pengembangan fasilitas yang dilakukan Pelindo untuk meningkatkan throughput pelabuhan dan pelayanan logistik di Lampung.

“Kami full support aksi korporasi yang dilakukan Pelindo. Mudah-mudahan dengan adanya depo kontainer baru ini dan kedatangan QCC dapat memberikan peningkatan throughput di Pelabuhan Panjang, yang ujungnya juga akan dirasakan oleh masyarakat di Provinsi Lampung,” ujar Hot Marojahan Hutapea.

Pengembangan depo petikemas dan penambahan crane baru tersebut menjadi bagian dari upaya modernisasi layanan Terminal Petikemas Pelabuhan Panjang dalam menghadapi pertumbuhan arus barang dan kebutuhan distribusi logistik nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Template Broadcast Berita

🔵 Berita Terbaru MaritimPost.comBaca selengkapnya:
Follow by Email
Instagram